Corona di Balii

Kelompok Ini Berpura-pura Jadi Pemulung di Denpasar Demi Dapat Sembako, Diduga Terorganisir

Setelah diberikan sembako menurut Sayoga mereka menyembunyikan sembako tersebut dan meminta lagi pada donatur lain.

Satpol PP Kota Denpasar
Foto Pengamanan orang yang berpura-pura jadi pemulung 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Demi dapat sembako, tiga orang ini berpura-pura sebagai pemulung. 

Namun aksinya diketahui dan ketiganya diamankan Selasa (19/5/2020) siang di kawasan Renon, Denpasar, Bali.

Dikonfirmasi Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, diamankannya tiga orang ini dikarenakan adanya laporan dari masyarakat.

Dimana ketiganya berpura-pura jadi pemulung untuk mendapatkan bantuan sembako.

"Sesuai pengaduan masyarakat, adanya beberapa oknum yang berpura-pura atau menyamar menjadi pemulung sehingga membuat donatur memberikan sembako pada mereka. Diduga mereka juga sudah mempelajari jam donatur memberikan logistik atau sembako," kata Sayoga.

Setelah diberikan sembako menurut Sayoga mereka menyembunyikan sembako tersebut dan meminta lagi pada donatur lain.

Ia pun mengatakan, kelompok ini terlihat terorganisir karena pada waktu tertentu ada yang menjemput mereka untuk kembali pulang.

"Kami hanya mengamankan tiga orang. Sementara yang lainnya sudah kabur dan tidak bisa diamankan," katanya.

Pengamanan yang dilakukan bukan bermaksud untuk melakukan diskriminasi, namun di masa pandemi Covid-19 ini semua harus berbagi.

"Saat kami tanya mereka mengakui mengumpulkannya untuk dipakai kebutuhan sehari-hari. Sebenarnya mereka bukan pemulung. Kami imbau dalam keadaan seperti ini untuk saling berbagi," katanya.

Setelah diamankan ketiganya diberikan pembinaan.

"Ini kan sama seperti pembinaan pada pemulung dan pengemis. Setelahnya kami pulangkan," katanya. (*).

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved