Liga Italia

Otoritas Sepak Bola Resmi Perpanjang Pembekuan Liga Italia, Pemilik Klub Serie A Ini Jengkel

Otoritas tertinggi sepak bola Italia FIGC (PSSI-nya Italia) memutuskan untuk memperpanjang pembekuan Liga Italia, termasuk Serie A

tangkap layar instagram
Loga Seri A, Liga Italia. 

TRIBUN-BALI.COM - Otoritas tertinggi sepak bola Italia FIGC (PSSI-nya Italia) memutuskan untuk memperpanjang pembekuan Liga Italia, termasuk Serie A menyusul kasus Covid-19 yang masih cukup tinggi. 

Dikutip Tribun Bali dari laman Kompas.com, FIGC bersikukuh tetap memperpanjang pembekuan Liga Italia meskipun tim Serie A telah bersiap dan menggelar latihan pada pekan ini. 

FIGC mengikuti instruksi Pemerintah Italia, setelah Perdana Menteri Giuseppe Conte menandatangani dekrit yang membekukan semua event olahraga dan kompetisi hingga tanggal tersebut.

PM Italia Giuseppe Conte Izinkan Tim Serie A Kembali Latihan 4 Mei 2020

Perdana Menteri Italia Hentikan Kompetisi Liga Serie A dan Semua Kegiatan Olahraga

Bukan Cristiano Ronaldo Atau Carlos Teves, Rooney Ungkap Pemain Kunci Man United Adalah Ini

Alhasil, sepak bola di Italia baru berpotensi kembali pada akhir pekan setelahnya yakni 20 Juni 2020 atau memainkan laga tengah pekan pada 17 Juni.

Namun, Serie A berharap agar mendapat dispensasi pemerintah untuk memulai kembali kompetisi pada Sabtu, 13 Juni 2020.

Menanggapi hal ini, pemilik Fiorentina Rocco Commisso mengutarakan bahwa ada terlalu banyak birokrasi yang menghalangi Liga Italia kembali.

"Kesehatan datang pertama tetapi kita tengah mencari poin pengertian untuk memulai musim lagi," tutur Commisso di Sky Italia.

"Di Amerika Serikat tak ada Menteri Olahraga. Saya harap keputusan akan segera dibuat yang dapat mengizinkan kami bermain kembali."

Pemilik Fiorentina tersebut juga tak setuju dengan instruksi otoritas kesehatan yang mengutarakan bahwa satu skuad harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari apabila ada anggota mereka yang positif terdeteksi Covid-19.

Hal ini berbeda dengan di Bundesliga di mana kasus positif virus corona ditangani secara individual.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved