Corona di Bali

Perekonomian Bali Terpukul Akibat Pandemi Corona, BI: Perlu Sumber Ekonomi Baru Selain Pariwisata

Meluasnya pandemi Covid-19 (Corona), sangat memukul perekonomian Bali sebagai pusat dari industri pariwisata di Indonesia.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
ILUSTRASI - Wisatawan sedang menikmati hidangan di sebuah restaurant di Nusa Lembongan. Kedepan Bali harus memikirkan sumber ekonomi baru selain pariwisata. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Meluasnya pandemi Covid-19 (Corona), sangat memukul perekonomian Bali sebagai pusat dari industri pariwisata di Indonesia.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan penurunan ekonomi terjadi di seluruh negara.

Perlambatan ekonomi juga terjadi di Indonesia. Sebab pandemi Covid-19 telah mempengaruhi kinerja triwulan satu di seluruh dunia.

“Banyak negara yang sudah negatif pertumbuhan ekonominya, tapi untung Indonesia masih positif,” jelasnya dalam Diseminasi Hasil Survei KpwBI Bali, Selasa (19/5/2020).

Kasus Positif Covid-19 di Bali Bertambah Empat Orang, Ini Rinciannya

Kapal Penumpang Tujuan Nusa Penida Kandas di Perairan Sanur Karena Gelombang Tinggi

Bupati Anas Ajak Tokoh Agama Banyuwangi Dakwahkan Optimisme di Tengah Pandemi Corona

Lanjutnya, selama ini Indonesia bangga dengan pertumbuhan ekonomi 5 persen.

 Namun pada triwulan I-2020, kata dia, drop tumbuh hanya 2,79 persen.

“Perlambatan ini mempengaruhi hampir semua lapangan usaha utama, seperti pertanian, industri pengolahan, perdagangan, dan akomodasi makan-minum,” ujarnya.

Konsumsi dan investasi semua berkurang.

Berdasarkan peta, seluruh wilayah Indonesia dalam kondisi merah atau pertumbuhan ekonominya lebih rendah dibandingkan quartal IV-2019.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved