Breaking News:

Corona di Bali

Setelah Berjalan 5 Hari, Dua Desa/Kelurahan Ajukan Pelaksanaan PKM ke Pemkot Denpasar

Namun, menurut Dewa Rai, yang baru mengatakan secara lisan dan belum berkirim surat sebanyak 8 desa dan kelurahan.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Dwi Suputra
Grafis Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Kota Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Setelah 5 hari penerapan Perwali No 32 tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dua desa/Kelurahan yang mengajukan untuk melaksanakan PKM.

Desa/Kelurahan tersebut yakni Desa Sanur Kauh dan Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan yang mengajukan pada Selasa (19/5/2020).

"Yang sudah mengirim surat secara resmi ke Walikota Denpasar baru Desa Sanur Kauh saja. Suratnya sudah masuk ke Bagian Hukum," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Namun, menurut Dewa Rai, yang baru mengatakan secara lisan dan belum berkirim surat sebanyak 8 desa dan kelurahan.

Ketersediaan Pangan di Bali Jelang Hari Raya Idul Fitri Dipastikan Aman

Update Virus Corona di Denpasar: 1 Kasus Positif Covid-19 Akibat Transmisi Lokal, 19 Orang Jadi OTG

Hari Ini Terakhir Diskon 30 Persen di Toko Buku Gramedia Seluruh Indonesia, Belanja via Online

Kebanyakan desa ataupun kelurahan tersebut berada di Denpasar Selatan.

"Kalau yang mengajukan kan sederhana saja, tinggal ajukan surat untuk terapkan PKM. Nanti dikaji, kemudian disetujui kalau memenuhi persyaratan," kata Dewa Rai.

Sementara itu, terkait pelaksanaan PKM dengan penjagaan di 8 pos perbatasan berjalan lancar.

Tak ada penumpukan kendaraan pada setiap posnya.

Namun di hari kelima masih banyak ditemukan pengendara yang tak memakai masker.

"Arus lalulintas di beberapa titik yang kami pantau lewat CCTV ada 50 titik, kondisinya sedikit lengang," katanya.

Dari sisi kamtibmas, Dewa Rai menambahkan juga ada penurunan.

"Dalam PKM ini kan dijalankan dalam usaha mendisiplinkan dan membiasakan pola hidup baru. Perwali ini mengedukasi masyarakat ke kehidupan normal baru atau new normal life," katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved