Corona di Bali

BREAKING NEWS - Bupati Tabanan Mengeluarkan SE Terkait Kegiatan di Pasar & Jam Operasional

Jam Operasional dan Toko Modern Diperpanjang Mulai Hari ini. Bupati Tabanan Sebut Minim Transmisi Lokal dan Utamakan Protokol Kesehatan Saat Aktivitas

Tribun Bali
Foto Pasar Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bupati Tabanan kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 517/686/Disperindag terkait kegiatan di Pasar serta pengaturan jam operasional toko modern, restoran, rumah makan, warung dan usaha sejenisnya di Tabanan, Bali

Khusus untuk kegiatan perdagangan di pasar serta jam operasional mulai diterapkan hari ini, Rabu (20/5/2020).

Dalam SE tertanggal 18 Mei 2020 tersebut, ada enam point yang tertulis.

Diantaranya, pertama kegiatan perdagangan di Pasar dimulai pukul 08.00-15.00 Wita dan Pasar Senggol dimulai pukul 14.00-22.00 Wita mulai hari ini, Rabu (20/5/2020).

Kuota Haji Reguler Tersisa 11.143, Kemenag Harap Pemerintah Arab Saudi Segera Beri Keputusan

Waspada, Ini Ciri-ciri Orang yang Mengidap Kanker Usus, Sering Tidak Disadari Banyak Orang

Kemenhub Beri Sanksi Pada Maskapai dan Operator Bandara Pelanggar Permenhub 18/2020

Kedua, melaksanakan pemungutan retribusi harian pasar dan retribusi pelayanan sampah sesuai ketentuan berlaku mulai Jumat (22/5/2020).

Ketiga, jam operasional toko swalayan dimulai pukul 10.00 Wita sampai 22.00 Wita, mulai hari ini (20/5/2020).

Keempat, jam operasional restoran, warung serta usaha sejenisnya dimulai pukul 08.00-22.00 Wita mulai Rabu (20/5/2020).

Pada poin ke lima, usaha pada poin ketiga dan ke empat yang ada pada radius pasar wajib membayar retribusi harian mulai 22 Mei 2020.

Dan poin terakhir, diwajibkan mengikuti protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas usahanya.

"Penerapannya tersebut sudah sesuai dengan pembahasan yang matang. Pertama kira melihat dari kasus transmisi lokal yang kecil di Tabanan, sehingga kita anggap suasana sudah membaik untuk dibuka lebih panjang. Kemudian juga untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat," jelas Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (20/5/2020).

Bupati Eka melanjutkan, juga untuk mengurangi pemutusan hubungan kerja (PHK) baru, terutama di toko-toko modern.

"Yang terpenting masyarakat sudah bisa menerapkan pola dengan protap gugus tugas untuk tetap jaga jarak dan menjaga hidup sehat," tandasnya.(*). 

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved