Freighter Pertama Citilink Dapat Memuat Hingga 13 Ton, Uji Terbang Perdana
Maskapai penerbangan Citilink Indonesia melaksanakan uji penerbangan perdana untuk Freighter pertamanya
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia melaksanakan uji penerbangan perdana (proving flight) untuk Freighter pertamanya dengan jenis pesawat B737-500 pada Selasa 19 Mei 2020 kemarin.
Freighter ini merupakan modifikasi dari jenis pesawat penumpang milik Citilink yang dikonversi menjadi pesawat kargo dengan kapasitas muatan hingga mencapai 13 Ton.
“Citilink melakukan terobosan dengan menyediakan freighter untuk menjawab tantangan dan peluang pasar logistik yang semakin meningkat saat ini dan ke depan,” jelas Direktur Utama Citilink Juliandra, Rabu (20/5/2020) di Jakarta melalui keterangannya.
Kami berharap dengan beroperasinya freighter akan memberikan kontribusi pendapatan tambahan yang cukup signifikan di samping pendapatan utama dari penumpang.
• 3 Zodiak Ini Diramalkan Sangat Beruntung di Musim Gemini, Tanggal 22 Mei hingga 22 Juni 2020
• Ini Penjelasan Pakar Terkait Herd Immunity dan New Normal yang Jadi Sorotan Hangat Publik
• Ramalan Zodiak Cinta 20 Mei, Kehidupan Cinta Taurus Sedang Tak Baik, Scorpio Jangan Membuat Komitmen
Dimana proses pelaksanaan konversi pesawat ini dilakukan di GMF AeroAsia dan telah melaksanakan tahapan sertifikasi oleh DKPPU (Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara).
Dalam penerbangan kemarin, Citilink Freighter menerbangi rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Batam (BTH) dan Kualanamu (KNO) hingga penerbangan kembali menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).
Freighter ini akan beroperasi setelah Lebaran 2020 dan akan mengangkut kargo ke rute-rute domestik hingga kawasan Asia.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/freighter-pertama-citilink.jpg)