Ambulans Bermuatan Jenazah Masuk Jurang di Buleleng, Sopir Tiba-tiba Hilang Kendali

Ambulans Bermuatan Jenazah Masuk Jurang di Buleleng, Sopir Tiba-tiba Hilang Kendali

Istimewa
Mobil ambulans milik RSUD Kapal yang mengangkut jenazah dan tiga penumpang terperosok ke dalam jurang di Desa Madenan, Tejakula, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA– Sebuah ambulans milik RSUD Kapal yang mengangkut tiga penumpang dan satu jenazah terperosok ke dalam jurang sedalam 10 meter di Dusun Keduran, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Buleleng pada Kamis (21/5/2020) sekira pukul 16.00 wita.

Beruntung kejadian ini tidak merenggut korban jiwa.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya mengatakan, ambulans mulanya hendak mengantarkan jenazah dari RSUD Kapal menuju ke Desa Tembok, Kecamatan Tejakula.

Namun setibanya di Banjar Dinas Sanih, Desa Madenan, ambulans yang dikemudikan oleh Komang Beni Sastrawan (35) ini tiba-tiba mengalami hilang kendali.

Lantaran jalan yang dilintasi licin akibat diguyur hujan lebat.

Alhasil, ambulans dengan nomor polisi DK 1002 QL ini terperosok ke dalam jurang sedalam 10 meter.

Mengetahui adanya kejadian ini, polisi dibantu warga sekitar pun bergegas mengevakuasi sopir ambulans, tiga penumpang serta jenazah.

“Tiga penumpang, dan sopir selamat. Jenazah yang dibawa juga sudah dievakuasi, dan sudah dibawa ke Desa Tembok dengan mobil ambulans milik Desa Tembok,” terang Iptu Sumarjaya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan ini murni terjadi lantaran ambulans mengalami hilang kendali, akibat jalan yang licin.

Sementara jenazah yang dibawa, ditegaskan Sumarjaya bukan pasien covid-19.

Jenazah tersebut meninggal akibat serangan jantung, dan hendak dibawa oleh keluarga ke rumah duka, di Desa Tembok.

Sementara Perbekel Desa Tembok, Dewa Komang Yudi Astara mengatakan, identitas jenazah yang diangkut oleh ambulans yang terlibat laka lantas di Desa Madenan itu adalah Kadek Sriasih (40) warga asal Banjar Dapdap Tebel, Desa Tembok.

“Yang bersangkutan memang lama tinggal di Denpasar. Dibawa ke Desa Tembok untuk diupacarai. Kalau tiga penumpangnya tidak ada luka yang serius. Saat ini mereka sudah tiba di rumah duka,” terang Dewa Yudi. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved