Empat Peleton Polisi Perketat Pelabuhan Gilimanuk, Antisipasi Pemudik Nekat

Pantauan selama sepekan terakhir, kendaraan keluar atau masuk didominasi oleh kendaraan logistik dan barang,pemudik atau orang masuk Bali sedikit

tribun bali/ i made ardhiangga ismaya
Situasi di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana sepi pemudik, Kamis (21/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Polres Jembrana makin memperketat jalur penyeberangan dari Gilimanuk ke Ketapang, Banyuwangi menjelang Idul Fitri yang diprediksi akan jatuh pada Minggu (24/5/2020).

Polres menurunkan empat peleton pasukan untuk mengantisipasi pemudik yang nekat menyeberang.

Empat peleton itu terdiri dari Sabhara dan Brimob. Gilimanuk menjadi titik sentral keluar masuknya barang dan orang dari Jawa menuju Bali.

Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, untuk mengantisipasi adanya pemudik yang sudah dilarang oleh pemerintah dan sesuai petunjuk dari Polda Bali, maka pihaknya melakukan penebalan personel.

Penebalan dilakukan terutama di pintu masuk pelabuhan ditambah dua peleton Sabhara dan dua peleton Brimob.

"Ada penebalan sekitar empat peleton. Kami lakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona," ucapnya, Kamis (21/5/2020).

Ketut menjelaskan, situasi di Pelabuhan Gilimanuk saat ini landai. Jumlah penyeberang atau pemudik berbeda dibandingkan 2018 atau 2019 lalu.

"Kalau perbandingan sangat jauh. Sangat-sangatlah jauh," tegasnya.

Pantauan selama sepekan terakhir, kendaraan keluar atau masuk masih didominasi oleh kendaraan logistik dan barang. Pemudik atau orang masuk Bali sedikit.

Arus lalu lintas didominasi kendaraan barang, baik keluar maupun masuk ke Bali.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved