Setelah Pameran Online, Surya Subratha Hadirkan Posted Jamming Melibatkan Graffiti dan Mural Artis

Setelah menghadirkan pameran online tunggal bertajuk 'Close a Window', I Made Surya Subratha kembali menghadirkan sesuatu yang menarik

Instagram @suryasubratha_work
Instagram @suryasubratha_work akan menghadirkan posted jamming menggandeng 4 graffiti dan mural artis. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah menghadirkan pameran online tunggal bertajuk 'Close a Window', I Made Surya Subratha kembali menghadirkan sesuatu yang menarik lainnya.

Hal menarik itu adalah posted jamming menggandeng 4 graffiti dan mural artis terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Saya akan posting karya temen-temen dari graffiti artist dan mural artist. Jadi, pikiran awal saya, mereka kan biasanya berkarya di ruang publik dan merespon dinding-dinding jalanan ataupun ruang publik lainnya. Di masa pandemi ini aktivas berkesenian mereka agak dibatasi, saya ajaklah meraka berpartisipasi dalam event virtual ini dengan menyuruh mereka membuat video berkarya mereka selama pandemi ini," ucap Surya Subratha kepada Tribun Bali.

Menurutnya, ide ini muncul ketika tengah mencari ide dalam mengisi pameran online yang digelar mulai tanggal 24 April 2020 sampai tanggal 8 Mei 2020 tersebut.

Pameran ini akan tetap berlanjut karena Surya Subratha tetap akan memamerkan total 15 karya dan mencantumkan dalam feeds Instargram sampai tanggal 30 Mei 2020 nanti.

Adapun total empat graffiti dan mural artis yang terlibat dalam 'Jamming Virtual' yang diselenggarakannya melalui akun Instagram pribadinya, @suryasubratha_work.

Nama-nama keempat graffiti dan mural artis tersebut, Mutaseight atau mutas artis graffiti, Oggz graffiti artist, Nedsone artist graffiti writer dan Dwymabim mural artist.

Kamis (21/5/2020) siang, Surya Subratha akan meng-upload video-video suasana berkarya dari keempat nama-nama graffiti dan mural artis tersebut.

"Kenapa videonya gak saya jadikan satu frame gitu, karena saya ingin menampilkan masing-masing karakter senimannya dan karena mereka juga mempunyai ide yang beda-beda dalam projek ini," terangnya.

Ia berharap dengan adanya Jamming Virtual ini, masyarakat bisa semakin terhibur dan tetap dapat menikmati kesenian meskipun saat ini aktivitas masih dibatasi mengingat imbauan pemerintah karena adanya pandemi virus corona.

Tambahnya, ia juga berharap masyarakat bisa selalu optimis selama menghadapi masa pandemi virus corona ini.

Bagi Tribunners yang ingin menyaksikan kemenarikan posted jamming yang digagas Surya Subratha, bisa langsung menyaksikannya di akun Instagram @suryasubratha_work.

(*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved