TCEC Serangan Ditutup Sejak Pertengahan Maret 2020, Tukik Dan Penyu Masih Diberi Makan Seperti Biasa

Sebelum adanya pandemi virus corona, TCEC, Serangan, Bali buka setiap hari mulai dari pukul 09.00-17.00 Wita.

Tribun BAli/Sui Suadnyana
Seorang wisatawan tengah mengambil anak penyu (tukik) untuk dilepasliarkan di Pusat Pendidikan dan Konservasi Penyu atau Turtle Conservation and Education Center (TCEC) Serangan, Denpasar, Sabtu, (15/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Terhitung sejak pertengahan bulan Maret 2020, Turtle Conservation and Education Center (TCEC) Serangan, Bali ditutup.

Hal ini pun dikarenakan pandemi virus corona yang terjadi di Indonesia sejak awal tahun 2020 ini.

Sebelum adanya pandemi virus corona, TCEC, Serangan, Bali buka setiap hari mulai dari pukul 09.00-17.00 Wita.

"TCEC sudah tutup mulai tanggal 23 Maret dan sampai sekarang karena kita mengikuti imbauan dari Pemerintah. Untuk bukanya kembali kita juga menunggu imbauan dari Pemerintah," ucap Pengelola TCEC, Serangan, Bali, I Made Sukanta ketika dihubungi Tribun Bali.

Meskipun TCEC Serangan, Bali ditutup bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara, namun menurut I Made Sukanta kegiatan perawatan serta pemberian makanan kepada tukik serta penyu masih dilakukan seperti hari-hari biasanya ketika tempat tersebut masih beroperasi.

"Porsi makanya tetap sama dan untuk bersih-bersih areal lingkungan dan bersih-bersih kolam tetap dilakukan seperti biasa," terangnya.

Menurutnya, pihaknya bisa menghabiskan sekitar 4 kg ikan serta kurang lebih 40 kg rumput laut setiap harinya untuk pemberian makan kepada tukik hingga penyu yang dibudidayakan di TCEC, Serangan, Bali.

Tambahnya, bagi Tribunners yang ingin melihat berbagai kegiatan serta informasi dari TCEC, Serangan, Bali, Tribunners bisa langsung menuju ke sosial media Facebook dan Instagram di @TCEC.

TCEC, Serangan, Bali sendiri merupakan salah satu pusat edukasi yang akan mengajak pengunjung untuk dapat mengetahui berbagai informasi mengenai jenis-jenis penyu di Indonesia.

Dan menariknya, pengunjung juga bisa melihat langsung tukik serta penyu yang dibudidayakan di tempat tersebut.

Tidak hanya itu saja, ketika berkunjung ke tempat ini, setiap pengunjung akan langsung disambut oleh para pemandu yang siap berbagi informasi mengenai TCEC, Serangan, Bali.

Di TCEC, Serangan, Bali sendiri terdapat tiga jenis penyu, yaitu penyu lekang, penyu sisik dan penyu hijau.

Sedangkan di Indonesia sendiri, menurut I Made Sukanta beberapa waktu lalu, terdapat juga penyu pipih, penyu belimbing serta penyu tempayan.(*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved