Corona di Indonesia

Usai Diresmikan Jokowi, Indonesia mulai Produksi 100.000 Kit RT-PCR Pendeteksi Covid-19

Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan I Bio Farma, Sri Harsi Teteki mengatakan, RT-PCR kit masuk dalam kategori screening dan diagnosis

Istimewa/dok.bio farma
Hingga akhir Mei 2020, Indonesia memproduksi 100.000 kit Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah diluncurkan Presiden Joko Widodo, Rabu (20/5/2020) kemarin, Indonesia akhirnya mampu memproduksi sendiri Real Time Polymerase Chain Reaction (RT- PCR).

Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan I Bio Farma, Sri Harsi Teteki mengatakan, RT-PCR kit masuk dalam kategori screening dan diagnosis.

 “Alat ini berfungsi untuk mendeteksi virus Sars Cov-2 penyebab Covid-19 yang merupakan gold standar dalam pemeriksaan Covid-19,” ujar Sri dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (21/5/2020).

Untuk tahap awal, sambung Sri, RT-PCR akan diproduksi sebanyak 100.000 kit sampai akhir Mei 2020.

Hari Ini dalam Sejarah Indonesia: Pidato Soeharto Mengundurkan Diri Sebagai Presiden

Update Virus Corona di Dunia: Jumlah Kasus Sudah Capai 5 Juta dengan Kematian 300 Ribu Orang Lebih

Tepis Dugaan Virus Corona dari Laboratorium Wuhan, Penelitian Ini Ungkap Teka-teki Asal Covid-19

Jumlah tersebut akan didonasikan kepada BNPB untuk kemudian didistribusikan kepada laboratorium yang berada di 45 lokasi.

 Setelah pendonasian selesai, akan dilakukan tahap komersialisasi.

Hingga kini, sudah 16 lab yang menerima donasi dari Bio Farma. Ke-16 laboratorium tersebut berdasarkan rekomendasi dari BNPB dan Kementerian Kesehatan berdasarkan peta epidemiologi dengan prinsip 3T, yakni tepat laboratorium, tepat jumlah, dan tepat waktu.

 Hal lain yang harus terpenuhi dari laboratorium adalah sudah memenuhi standar teknis. Seperti memiliki fasilitas Bio Safety Level (BSL) 2, PCR Open System, dan pernah menganalisa sampel Covid-19.

Sri mengungkapkan, RT PCR memiliki beberapa keunggulan, yakni spesifiksitas hampir 100 persen untuk mendeteksi Covid-19.

 “Karena alat ini didesain oleh target gen sesuai sequence virus yang ada Indonesia. Keunggulan kedua, RT PCR ini didesain untuk open system PCR sehingga bisa digunakan di mesin PCR manapun,” kata dia.

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved