Corona di Bali

14 Desa Telah Mengamprah, Pencairan BLT DD di Bangli Belum Bisa Dilakukan

Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat hingga kini belum bisa dilakukan bagi beberapa desa di Bangli.

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi Bantuan covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI  – Pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat hingga kini belum bisa dilakukan bagi beberapa desa di Bangli.

Adanya sejumlah kendala memaksa pihak desa kembali melakukan musyawarah desa (musdes) khusus, mengenai perubahan terhadap APBDes.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bangli, Dewa Agung Bagus Riana Putra, Jumat (22/5/2020) mengatakan hingga kini tercatat 14 desa yang telah melakukan pengamprahan BLT DD.

Seluruhnya merupakan desa yang masih memiliki anggaran, atau bisa melakukan pergeseran kegiatan pada pencairan DD tahap pertama.

Dikira Pengusaha, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Ternyata Buruh, Bingung Ditagih 2,5 M

SEDANG BERLANGSUNG Belajar dari Rumah TVRI 22 Mei, SMA Akan Belajar Bisnis Gerabah Bisnis Berubah

Pecat Tidak Hormat 109 Tenaga Medis yang Lakukan Aksi Mogok, Bupati Ilyas Ungkap Begini

“BLT DD yang dicairkan baru bulan April, sedangkan untuk bulan Mei dan Juni, menunggu pencairan DD tahap II,” ucapnya.

Riana tidak menampik jika sejumlah desa terkendala dalam pencairan BLT DD.

Kendala yang dialami antara lain sejumlah nama yang telah diputuskan menerima BLT DD, ternyata juga tercantum dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari kementerian sosial.

“Ini yang menjadi indikator penghambat dari desa, karena data BST muncul setelah musdes selesai. Sehingga pihak desa harus mengulang kembali, untuk menghindari adanya masyarakat yang menerima double JPS (Jaring Pengaman Sosial). Selain untuk menghindari adanya polemik di masyarakat, juga karena memang aturannya tidak memperbolehkan,” ujarnya.

Masyarakat yang merima BLT DD maupun BST Kemensos, bersumber dari data yang sama, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kirim Surat Edaran, Kemenkes Sarankan Masyarakat Manfaatkan Obat Tradisional

Nekat Belanja Lebaran Sampai Antre di Mal, Pembeli Panik Saat Tahu Kasir Meninggal Positif Corona

Seorang WBP Lapas Kerobokan Meninggal Dunia, Usai Mengalami Demam dan Muntah Darah

Artinya, kata Riana, kriteria bagi penerima BST maupun BLT DD hampir sama. Antara lain tidak menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta tidak menerima kartu pra kerja.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved