Anggota TNI Dibacok Keponakan hingga Tewas, Sajam Tembusi Paru-paru, Berawal Saat Lerai KDRT

Anggota TNI Dibacok Keponakan hingga Tewas, Sajam Tembusi Paru-paru, Berawal Saat Lerai KDRT

Kolase YouTube
Anggota TNI Dibacok Keponakan hingga Tewas, Sajam Tembusi Paru-paru, Berawal Saat Lerai KDRT 

TRIBUN-BALI.COM, BALANGAN - Anggota TNI AD yang tewas dibacok menantu keponakannya sendiri dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (PU) Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Terungkap kronologi lengkap Sertu Aliansyah dan keponakannya Rusdiana (35), akhirnya tewas setelah dibacok mengenai dada hingga menembus paru-paru.

Pelaku pembunuhan Sertu Aliansyah dan Rusdiana adalah Rusdi (39), suami Rusdiana.

Saat kejadian, Sertu Aliansyah berusaha melerai pelaku yang menganiaya istrinya yang merupakan keponakan Aliansyah.

Insiden tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin,  Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.

Kedua korban tewas setelah terkena sabetan senjata tajam milik Rusdi.

Sejumlah luka pun dialami oleh Rusdiana terutama pada bagian dada.

"Lukanya di dada. Mungkin tusukan, karena lukanya cukup dalam dan terus mengeluarkan darah," ucap Ketua RT 9, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Arma.

Pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Paringin usai terjadi insiden berdarah tersebut.

Insiden keributan itu berawal dari pertengkaran rumah tangga yang terjadi antara pelaku dan Rusdiana, istrinya.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved