Corona di Indonesia

Bappenas Rumuskan New Normal, Protokol Aktivitas Masyarakat Produktif & Aman Covid-19

Berkaca dari pengalaman keberhasilan negara lain dalam menangani pandemi Covid-19, ada prasyarat yang diperlukan untuk bisa menjamin produktivitas

Shutterstock
Ilustrasi the new normal. 

TRIBUN-BALI.COM - Kementerian PPN/Bappenas saat ini tengah merancang protokol kegiatan masyarakat untuk menghadapi tatanan baru di tengah pandemi corona atau yang dikenal dengan the new normal.

Protokol tersebut berlabel protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Hal ini disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama WHO Representative to Indonesia N. Paranietharan dan Tim Pakar Modeling Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 Panji Fortuna Hadisoemarto saat paparan virtual, Kamis (21/5/2020).

Berkaca dari pengalaman keberhasilan negara lain dalam menangani pandemi Covid-19, ada prasyarat yang diperlukan untuk bisa menjamin produktivitas dan keamanan masyarakat.

Yang pertama adalah  penggunaan data dan keilmuan sebagai dasar pengambilan keputusan untuk penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kelompok Remaja di Klungkung Gelar Balapan Liar, Saat Dibubarkan 2 Orang Alami Kecelakaan

Dari 12 Warga Werdi Buana di Badung yang Reaktif, 4 Orang Hasil Swabnya Dinyatakan Positif Covid-19

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemerintah Tetapkan 6 Wilayah di Maluku Jadi Contoh Penerapan New Normal

Syarat kedua yakni penyesuaian PSBB dilakukan melalui beberapa tahapan dan zona.

Syarat ketiga, dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat melalui disiplin dan pengawasan oleh aparat.

Keempat, harus ada review pelaksanaan penyesuaian PSBB yang dapat menimbulkan efek jera sehingga dimungkinkan adanya pemberlakuan kembali PSBB secara ketat apabila masyarakat tidak disiplin dalam beraktivitas.

 Prasyarat ini digunakan untuk menentukan kriteria dan langkah kesehatan yang perlu dilakukan dalam menentukan kebijakan penyesuaian pembatasan sosial.

 Nah, ketika ada daerah yang akan menyesuaikan PSBB, dalam arti diperlonggar, menurut Suharso juga harus bisa memenuhi tiga kriteria.

Halaman
123
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved