Corona di Bali

Pemprov Bali Sampaikan Terima Kasih kepada Umat Beragama Karena Ikut Mencegah Penyebaran Covid-19

Ucapan terima kasih disampaikan karena mereka telah beribadah dari rumahnya masing-masing sebagai upaya dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19

Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan konferensi pers mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, Jum'at (22/5/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada umat beragama di Bali.

Ucapan terima kasih disampaikan karena mereka telah beribadah dari rumahnya masing-masing sebagai upaya dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Ucapan terima kasih pertama disampaikan ke umat Kristiani karena telah menjalankan ibadah di rumah saat memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.

"Ini adalah sebuah bentuk kontribusi nyata dari kesungguhan kita untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. Karena itu kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Tunggu Komando Pusat, Banyuwangi Siapkan Skenario New Normal Pelayanan Publik

Gandeng Relawan, Agung Toyota Denpasar Gelar Aksi Sosial dan Serahkan Bantuan Peralatan Medis

Percepat Penanganan Covid-19, Pemkot Denpasar Terima Bantuan Alat Kesehatan dari Tower Bersama Group

Hal itu Dewa Indra katakan saat melakukan konferensi pers di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali, Jum'at (22/5/2020).

Selain kepada umat Kristiani, Dewa Indra juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh-tokoh umat Muslim di Bali yang telah bersepakat untuk melaksanakan Idul Fitri dalam suasana pencegahan Covid-19.

Berbagai pemimpin organisasi Islam di Bali, mulai dari Dewan Masjid, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah telah bersepakat agar ibadah Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing.

Selain tidak melaksanakan sholat secara berjemaah, organisasi Islam di Bali juga telah sepakat agar umatnya tidak melakukan takbiran dan silaturahim dengan kontak fisik.

"Ini adalah suatu kepemimpinan yang peduli terhadap upaya-upaya pencegahan Covid-19 di Bali. Kami patut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada umat Kristiani dan juga kepemimpinan umat muslim yang telah berkomitmen pencegahan Covid-19 di Bali," kata Dewa Indra.

Pihaknya juga berterima kasih kepada umat Hindu, Buddha, Konghucu dan umat lainnya yang juga memiliki komitmen sama dan berkontribusi dalam pencegahan Covid-19 di Bali.

Dirinya berharap, melalui kepemimpinan umat beragama, penyebaran Covid-19 di Bali bisa dikendalikan sampai dengan tingkat terendah. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved