Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbang Karena Hujan Lebat, Timpa Bale Piasan Pura Subak di Pupuan

Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja bale piasan mengalami kerusakan namun tak cukup parah.

Istimewa
Suasana saat petugas melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa Bale Piasan Pura Subak di Pura Batur Ibu, Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Jumat (22/5). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Hujan deras yang mengguyur Bali khususnya Tabanan beberapa hari ini menyebabkan sebuah bencana pohon tumbang terjadi, Kamis (21/5/2020) sore.

Sebuah pohon berdiameter 1,5 meter dengan usia ratusan tahun roboh dan menimpa Bale Piasan Pura Subak di Pura Batur Ibu, Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja bale piasan mengalami kerusakan namun tak cukup parah.

 Bale piasan tertimpa pada bagian pinggiran atapnya saja. Untuk evakuasi juga sudah dilakukan tim dari Desa Setempat, Jumat (22/5/2020) pagi.

Hujan Deras disertai Angin Kencang, Pohon Kelapa Timpa Garasi dan Mobil di Sibang Kaja Badung

Warga Penuhi Kantor Pos Denpasar Ambil BST Kemensos, Sri: Syukuri Saja, Lumayan untuk Beli Beras

Menunggu Dibukanya Kembali Pariwisata Bali, Kapan?

Menurut Perbekel Munduktemu, I Gusti Made Arsana, peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi, Kamis (21/5) sore.

Pohon berusia ratusan tahun dengan diameter sekitar 1.5 meter itu roboh dan menimpa sebuah bale Piasan Pura Subak di Pura Batur Ibu. 

 "Saat kejadian kawasan Munduktemu dilanda hujan deras disertai angin kencang. Sebuah pohon besar roboh, tapi kurang tahu jenisnya karena usianya diperkirakan sudah ratusan tahun," kata Gusti Made Arsana, Jumat (22/5).

Dia melanjutkan, beruntungnya peristiwa tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.

Kemudian pura yang ditimpa pura tersebut mengalami kerusakan pada bagian pinggiran atapnya saja dan segera akan diperbaiki.

"Beruntung tak sampai ambruk, hanya mengenai pinggiran atapnya saja. Sehingga nanti akan memerlukan renovasi saja tidak dibangun ulang," jelasnya.

Pasca kejadian tersebut, kata dia, pihaknya sudah melakukan evakuasi bersama Tim Jaga Baya Banjar Anggsari Kaja, Kelian Subak, serta Bendesa Adat.

 Selain itu, bencana alam tersebut juga sudah dilaporkan ke pihak BPBD Tabanan agar nantinya segera ditindaklanjuti untuk proses perbaikannya.

"Sudah kamI laporkan juga ke BPBD melaui pesan singkat dan nanti kita juga akan bersurat ke BPBD agar segera mendapat bantuan renovasi," tandasnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved