Sebar Berita Hoaks Pembegalan di Bulian Buleleng, Sumarjaye Minta Maaf

Gede Sumarjaye harus berurusan dengan polisi lantaran ulahnya yang nekat menyebar berita hoaks di sosial media Facebook

Gambar oleh memyselfaneye dari Pixabay
Foto ilustrasi berita bohong atau hoaks 

Dari FBnya, Sumarjaye menyebut jika Agus terluka akibat dibegal.

Pedalem timpal e mare nepuk unduk kene.. Kanggoang Jani pekapain mesu peteng Be ade pemegalan di desa Bulian’ tulis Sumarjaye diakun FBnya.

“Jadi Gede Sumarjaye ini tidak tahu persis masalahnya seperti apa. Dia justru menyebut jika temannya itu terluka akibat dibegal. Dia (Sumarjaye) sudah kami mintai klarifikasi, termasuk korban laka tersebut,” terang AKP Mustiada.

Pasca dimintai klarifikasi oleh polisi dan aparat desa, Sumarjaye pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Desa Bulian, lewat video serta status yang diunggah di FB-nya.

"Sehubungan dengan status saya tentang korban pembegalan yang terjadi di Desa Bulian Adalah tidak benar bahwa korban jatuh dari sepeda motornya karena menghindari sepeda motor di tengah jalan. Saya atas nama pribadi IGD Sumarjaye saya minta maaf kepada seluruh masyarakat desa Bulian karena status saya tersebut," tulisnya.

Dengan permintaan maaf ini, AKP Mustiada menyebut kasus tidak dibawa ke ranah hukum. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved