Breaking News:

Bulan Ramadhan

Menentukan Jatuhnya 1 Syawal 1441 Hijriah, PBNU Gelar Pengamatan Rukyatul Hilal Hari Ini

Menentukan jatuhnya 1 Syawal 1441 Hijriah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pengamatan hilal atau rukyatul hilal.

Tribun Bali/Rizal Fanany
(Ilustrasi) Tim Rukyatul Hilal kanwil kementrian agama provinsi Bali melakukan pemantauan rukyatul hilal di pantai Patra Jasa, Kuta, Minggu (5/5/2019). Berdasarkan pemantauan tim rukyatul Hilal tidak terlihat karena tertutup awan. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Dalam menentukan jatuhnya 1 Syawal 1441 Hijriah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pengamatan hilal atau rukyatul hilal. 

Dikutip via Kompas.com, pengamatan rukyatul hilal akan dimulai PBNU pada Jumat 22 Mei 2020 hari ini. 

"Sesuai Keputusan Muktamar NU ke–33 tahun 1999 di Pondok Pesantren Lirboyo Jawa Timur, maka rukyatul hilal akan digelar di seluruh Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah hukum," demikian yang tertulis dalam draf resmi informasi rukyatul hilal PBNU, Kamis (22/5/2020).

Rukyatul hilal adalah metode pengamatan atau observasi terhadap hilal lengkungan bulan sabit paling tipis yang berketinggian rendah di atas ufuk barat pasca matahari terbenam (ghurub) dan bisa diamati.

Cara melakukan rukyatul hilal terbagi menjadi tiga, yakni mengandalkan mata telanjang, mata dibantu alat optik teleskop hingga penggunaan teleskop yang dengan terhubung sensor atau kamera.

Penyelenggaraan rukyatul hilal akan dilaksanakan di 38 lokasi yang diseluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga akan dikoordinasikan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) untuk kemudian dilaporkan pada pengurus pusat PBNU.

"Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang selanjutnya akan menyampaikannya pada forum sidang isbat Kementerian Agama RI yang digelar secara dalam jaringan online," lanjut kutipan informasi tersebut.

PBNU mengaku, harus melakukan rukyatul hilal untuk menentukan 1 Syawal 1441 Hijriah meski dalam kondisi pandemi virus corona ( Covid-19).

Oleh karena itu, PBNU menggelar rukyatul hilal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Halaman
123
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved