Corona di Indonesia

Animo Masyarakat Ikut Swab Test Cukup Tinggi

Program ini sangat membantu masyarakat yang memang menyadari pencegahan penularan Covid-19 harus dilakukan sedini mungkin.

ist
Proses swab test yang digelar BNI dalam program test swab gratis yang akan digelar di enam provinsi. 

TRIBUN-BALI.COM- Masyarakat yang memanfaatkan swab test gratis dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) selama dua hari di Gelora Bung Karno, Jakarta, mencapai sekitar 800 orang, sekaligus menunjukkan animo masyarakat yang cukup tinggi.

Program ini sangat membantu masyarakat yang memang menyadari pencegahan penularan Covid-19 harus dilakukan sedini mungkin.

Program Swab Test ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan komprehensif yang dilakukan BNI sejak awal tahun dalam menekan peredaran virus corona di tanah air.

“Untuk peserta tes swab gratis kami seleksi dengan tujuan membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memberikan informasi kepada pihak-pihak terkait untuk pemetaan dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia.” ujar Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI, Bob T. Ananta.

Pada tahap awal, BNI memberikan bantuan tanggap darurat wabah pandemi Covid-19 BNI Berbagi. Kegiatan ini diharapkan ikut mencegah penyebaran Covid-19, baik di dalam maupun pekerja migran Indonesia (PMI) di Hong Kong dan Singapura.

BNI menyalurkan bantuan berupa masker, alat pelindung diri (APD) tenaga kesehatan, hand sanitizer, sarung tangan, vitamin C, vitamin B, madu, dan mobil ambulans. Kemudian pada tahap dua, selain memberikan bantuan di atas, BNI juga ikut menyediakan alat rapid test yang didistribusikan ke berbagai daerah. Setelah itu, barulah masuk ke Program BNI Berbagi Swab Test yang disiapkan dapat mencakup 30.000 orang untuk beberapa kota di Indonesia

Pada program ini, BNI juga menyumbangkan mesin diagnosa swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) ke sejumlah pemerintah daerah, ventilator dan ambulans ke sejumlah rumah sakit.

Director of bussines development & Marketing PT.Bundamedik ( jejaring RS Bunda Group ) Yusrahma Nurina mengatakan sebagian peserta Program BNI Berbagi Swab Test merupakan tenaga medis di sejumlah klinik atau dokter umum yang membuka praktik dan sisanya merupakan warga dari berbagai latar belakang pekerjaan. Untuk mencegah terjadinya penumpukan peserta swab test, pihaknya sengaja meminta kepada peserta swab test untuk datang sesuai jam yang telah ditentukan.

"Misalkan saja peserta nomor sekian hingga sekian harus datang pukul sekian. Sengaja dilakukan untuk mencegah penumpukan," terang dia.

Pelaksanaan Program BNI Berbagi Swab Test didukung tenaga profesional, peralatan canggih, sehingga prosesnya sangat cepat. Dari registrasi ulang hingga pengambilan sampel hanya butuh waktu tidak lebih dari lima menit. Hasilnya bisa diketahui sekitar 3 sampai 4 hari.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved