Corona di Bali

Banjar Peken Sumerta Kaja Denpasar Bagikan 167 Paket Sembako, Gelombang Dua Direncanakan 133 Paket

Bertempat di Balai Banjar Peken, Desa Sumerta Kaja, Denpasar dilakukan pembagian sembako kepada warga banjar, Sabtu (23/5/2020).

Tribun Bali/Putu Supartika
Pembagian sembako di Banjar Peken, Desa Sumerta Kaja, Sabtu (23/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Bertempat di Balai Banjar Peken, Desa Sumerta Kaja, Denpasar dilakukan pembagian sembako kepada warga banjar, Sabtu (23/5/2020).

Pembagian sembako ini dilakukan dalam dua gelombang, di mana gelombang pertama hari ini menyasar 167 kepala keluarga.

Perwakilan Prajuru Banjar Peken Desa Sumerta Kaja, I Ketut Ardana mengatakan untuk gelombang pertama ini, bantuan sembako diberikan kepada krama atau penduduk yang secara administrasi tinggal di wilayah Banjar Peken.

BREAKING NEWS - Terjadi Peristiwa Pembacokan di Jalan Kumbakarna-Kartini Denpasar

Ini Beberapa Rekomendasi Kegiatan di Rumah Aja dari WHO, Berdasarkan Usia Anak

Gempabumi Tektonik 4,1 SR Guncang Kuta Selatan, Dirasakan Sampai Mataram

Sementara nanti pada gelombang kedua direncanakan akan dilakukan pada pertengahan Juni 2020 mendatang.

Adapun sasaran pada gelombang kedua nanti yakni krama uwed dan krama patus.

"Gelombang keduanya akan menyasar 133 kepala keluarga. Yang diberikan nanti yakni krama uwed dan krama patus," kata Ardana.

Dalam pemberian sembako ini, pihaknya mendapat bantuan dari beberapa warga Banjar Peken yang peduli dengan keadaan saat ini.

Pesawat Pakistan Jatuh di Permukiman, 80 Jasad Telah Ditemukan Diantara Puing-puing, 2 Selamat

Angkasa Pura Airports Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

"Dananya bersumber dari krama di sini yang memang peduli terhadap kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan terketuk hatinya untuk meringankan beban masyarakat," katanya.

Dengan pemberian bantuan ini, pihaknya berharap bisa membantu meringankan beban krama.

Bantuan yang diberikan berupa beras 5 kg, telur 10 butir, mie intsn 5 bungkus, han soap 1 botol yang merupakan sumbangan dari sekaa teruna banjar setempat.

"Ini inisiatif semua komponen dari banjar. Kalau menunggu bantuan dari atas, seperti pepatah  ibarat menunggu hujan di musim kemarau, kan sepertinya kurang pas lebih baik berikan payung meskipun musim kemarau," katanya.

Sementara itu, pembagian sembako ini dilakukan secara bergelombang yakni dengan tujuan agar pemberian bantuan tak menumpuk saat bulan Mei saja.

"Kan kami belum tahu ini sampai kapan, makanya kami berikan secara bergelombang. Agar jangan awal-awalnya saja ada bantuan, nanti sudah lama tidak ada lagi. Sehingga kami lihat situasi ke depannya juga," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved