Breaking News:

Corona di Bali

Diperketat, Tercatat Kendaraan Masuk Bali H+2 Lebaran Turun Drastis Dibandingkan Tahun Sebelumnya

"...tahun lalu pada arus balik H+2 lebaran ada 61.532 orang yang masuk Bali, kemarin cuma 1.576 orang," kata Kasubdit Keselamatan dan Keamanan

Tribun Bali / Noviana Windri
Ilustrasi - Kendaraan roda dua mendominasi arus balik H+4 Lebaran 2019 di depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (9/6/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ditlantas Polda Bali bekerja sama dengan Polres Jembrana dan Pelabuhan Gilimanuk mendata jumlah kendaraan dan orang yang masuk Bali pada H+2 lebaran atau Rabu (27/5/2020) kemarin.

Dari pendataan yang dilakukan, tercatat ada 1.576 orang yang masuk Bali selama 24 jam kemarin melalui Pelabuhan Gilimanuk

"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlahnya jauh lebih sedikit, tahun lalu pada arus balik H+2 lebaran ada 61.532 orang yang masuk Bali, kemarin cuma 1.576 orang," kata Kasubdit Keselamatan dan Keamanan Ditlantas Polda Bali, Drs I Nyoman Sukasena saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (28/5/2020).

Jika dilihat dari jumlah kendaraan, pada Rabu kemarin jumlah kendaraan yang masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 81 unit kendaraan roda dua, dan 992 unit kendaraan roda empat dan di atas roda empat.

Ditengah Pandemi Virus Corona, Puluhan Bule Pesta Miras dan Bikin Gaduh di Vila Pererenan Badung

Penggaraman Hancur Diterjang Ombak, Suwirta Berupaya Akan Bantu Petani Garam di Karangdadi

Terbukti Korupsi Uang Nasabah dan Dihukum 3 Tahun Penjara, Mantan Ketua LPD Gerokgak Belum Bersikap

Jika dibandingkan dengan tahun 2019, jumlah kendaraan yang masuk Bali pada H+2 lebaran sebanyak 6.866 unit kendaraan roda dua dan 6.749 unit kendaraan roda empat atau lebih.

"Tahun 2019 ada 61.532 orang yang masuk Bali lewat Gilimanuk pada H+2 lebaran," kata Sukasena

Sejak Rabu (27/5/2020) kemarin, lanjut Sukasena, petugas gabungan telah memperketat orang yang ingin masuk Bali. Mereka yang hendak ke Bali diwajibkan membawa surat hasil rapid test asli.

"Boleh ke Bali, tapi sangat ketat," kata Sukasena. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved