Corona di Bali

Unggulan dalam Pariwisata Bali, Sejumlah Kegiatan MICE di Bali Tertunda Akibat Pandemi Covid-19

Padahal, MICE menjadi salah satu unggulan bagi produk pariwisata bagi Pulau Dewata dan beberapa tahun terakhir Bali telah berhasil menyelenggarakan

Dokumentasi Pemprov Bali
Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengikuti web seminar (Webinar) dengan tema “Bali’s New Normal Series II , Road Map to Bali’s Next Normal (Is Bali ready for a MICE Business?) yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom di Ruang Rapat Wagub Bali, Kamis (28/5/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Akibat terjadinya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang menyebar di hampir di seluruh negara di dunia, beberapa kegiatan Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) yang sudah direncanakan penyelengaraanya di Bali tertunda.

Kegiatan MICE itu di antaranya seperti Asia Pacific City Summit and Mayors, International Conference on Human Rights and Human Dignity dan KTT Perubahan Iklim Dunia.

Padahal, MICE menjadi salah satu unggulan bagi produk pariwisata bagi Pulau Dewata dan beberapa tahun terakhir Bali telah berhasil menyelenggarakan hal tersebut.

Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengatakan, keberhasilan Bali menyelenggarakan MICE tidak lepas dari dukungan beberapa faktor, misalnya jumlah akomodasi kamar, ruang rapat/venue, dan fasilitas infrastruktur penunjang lainnya yang memadai.

Pedagang Pasar Umum Gianyar Sudah Beroperasi, Pedagang Kuliner Senggol Gianyar Tutup

Update Terbaru Kasus Covid-19, Hari Ini Kasus Positif Bertambah 687 Orang, Total 24.538

Badung Siap jika Dibidik KPK Terkait Penggunaan Anggaran Covid-19

Selain itu, keramahan penduduk Bali dan keindahan dan kedamaian alam Pulau Dewata juga turut mendorong Bali sebagai destinasi MICE dunia.

"Beberapa kongres atau pertemuan tingkat dunia yang pernah diadakan di Bali dan berjalan sukses antara lain APEC 2013, IMF-World Bank Annual Meeting 2018 serta konferensi bertaraf internasional lainnya," kata Cok Ace.

Hal itu ia katakan saat memberikan sambutan dalam web seminar (Webinar) dengan tema “Bali’s New Normal Series II , Road Map to Bali’s Next Normal (Is Bali ready for a MICE Business?) yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom di Ruang Rapat Wagub Bali, Kamis (28/5/2020)

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali itu menilai, Covid-19 telah melahirkan budaya baru yang disebut sebagai era new normal.

Teco: Jika Liga Kembali Bergulir, Harus Ikuti Protokol Kesehatan

Terbukti Lakukan Jual Beli Sabu di Bali, Machmud Diganjar 13 Tahun Penjara

PLN Siapkan Tiga Fase Jalankan Prosedur Kerja New Normal

Menurutnya, agar Bali bisa ambil bagian di era new normal, ada beberapa persyaratan/protokol yang harus dipenuhi, yakni memenuhi standar kebersihan, memenuhi standar kesehatan dan memenuhi standar keamanan.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved