Breaking News:

Kapolsek Kintamani Kenakan Topeng Bondres Saat Edukasi Pelanggar Lalu Lintas

Kapolsek Kintamani mengenakan topeng bondres sembari memberikan edukasi ke pengendara sepeda motor

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Polsek Kintamani
Kapolsek Kintamani ketika memberikan edukasi pada sejumlah pengendara yang melanggar, Kamis (28/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Berbagai upaya dilakukan jajaran kepolisian untuk menciptakan situasi kondusif.

Seperti yang dilakukan Polsek Kintamani.

Kapolsek Kintamani mengenakan topeng bondres sembari memberikan edukasi ke pengendara sepeda motor.

Upaya tersebut dilakukan dalam kegiatan cipta kondisi (cipkon), Kamis (28/5/2020).

Kegiatan ini berupa pemeriksaan para pengendara yang tidak membawa surat kendaraan bermotor, helm dan masker, dengan tujuan mewujudkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Kintamani tetap kondusif.

"Disamping itu juga menertibkan masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga tidak terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujar Kapolsek Kintamani, Kompol Made Raka Sugita.

Polsek Tegalalang Atensi Usaha yang Tutup Karena Covid-19

Gerindra Tetap Bersama KRBB di Pilkada Badung 2020, Belum Bicara Calon, Masih Fokus Tangani Corona

Kegiatan tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Raya Kintamani - Singaraja mulai pukul 09.00-10.30 Wita, dengan melibatkan 10 personel Polsek Kintamani.

Selama kegiatan berlangsung, Polsek Kintamani menjaring 13 pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm.

Cara Kapolsek Kintamani untuk mengedukasi para pelanggar lalu lintas terbilang cukup unik.

Ia mengenakan topeng bondres, serta mengajak para pelanggar lalu lintas berjoged bersama di halaman Polsek Kintamani, sebagai bentuk teguran simpatik.

Upaya tersebut dilakukan sembari memberikan imbauan agar para pelanggar lalu lintas tidak tegang, sehingga lebih bisa menerima pengarahan.

"Dengan demikian, para pelanggar bisa lebih mematuhi aturan lalu lintas dengan menggunakan helm untuk mencegah dampak kecelakaan lalu lintas, serta mengenakan masker demi meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan memakai masker," ucapnya.

Tanpa mengesampingkan bahaya Covid-19, imbuh Kompol Raka, tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas terbilang cukup tinggi jika dibandingkan dengan angka kematian akibat Covid-19.

Oleh sebab itu pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan berlalu lintas, serta mengenakan helm dan masker saat bepergian.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved