Corona di Bali

Satpol PP Denpasar Amankan 4 Orang Pendatang,3 Tanpa Identitas & 1 Pernah Kontak dengan Pasien Covid

Mereka terjaring saat melewati PKM, yakni di Pos Jalan Pulau galang dan Pos PKM Uma Anyar Ubung.

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Orang asal Luar Bali saat diamankan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar karena terjaring PKM dan dipulangkan ke daerah asal, Jumat (29/5/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar menjaring 4 orang dari luar Bali yang masuk melewati Pos Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Kota Denpasar, pada Jumat (29/5/2020).

Kepala Satpol PP, Dewa Gede Anom Sayoga menjelaskan dari 4 orang tersebut 3 diantaranya terlantar/tanpa identitas dan 1 orang memiliki identitas tapi didapati merupakan karyawan dari seorang bos yang positif covid-19 kontak erat namun tidak menyertakan hasil swab.

Mereka terjaring saat melewati PKM, yakni di Pos Jalan Pulau galang dan Pos PKM Uma Anyar Ubung.

"2 orang dari Situbondo Jawa Timur, 1 orang dari Lampung, ketiganya terjaring tanpa identitas tidak jelas tujuannya dan tanpa keterangan rapid test," kata Dewa kepada Tribun Bali malam ini

Pakar Sebut Sektor Ekonomi dan Kesehatan Bagaikan Dua Sisi Mata Uang

Mall Bakal Kembali Dibuka Pada Saat Penerapan New Normal, Perhatikan Ini Ketika Pilih Pakaian

Perda RTRW Diundangkan, Koster Janji Tindak Tegas Jika Ada Pelanggaran

Sedangkan 1 orang dari Jember memiliki identitas tapi didapati ada riwayat kontak dengan pasien covid-19.

Keempat orang ini lalu diserahkan Satpol PP kepada Dinas Sosial Kota Denpasar untuk dipulangkan ke daerah masing-masing.

"Yang 3 orang baru kemarin datang. Dan yang satu orang asal Jember sudah agak lama dan sempat kontak langsung dengan bosnya yang positif sedang dalam penanganan rumah sakit,"  ujarnya.

"Lalu menjalani rapid test hasilnya non reaktif dan dilakukan swab juga, hasil swab masih menunggu, kita berkoordinasi Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota maupun Provinsi Bali maka dikoordinasikan mereka berempat di seberangkan ke daerah asal. Hari ini juga mereka dipulangkan," jabar dia.

Disinggung terkait orang-orang tersebut bisa lolos masuk ke Bali, Dewa enggan banyak berkomentar ia hanya menyampaikan bahwa wewenangnya adalah dalam penjagaan akses masuk Kota Denpasar.

"PKM ini adalah antisipasi dalam mencegah transmisi lokal. Masalah lolos di Pelabuhan Gilimanuk kami tidak punya kewenangan di situ, wewenang kami kalau orang datang di Denpasar harus memenuhi syarat yang ditentukan, bukti test rapid, surat keterangan jalan, mereka yang sama sekali tidak memenuhi persyarakat tidak bisa masuk Denpasar," pungkasnya. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved