Mantan Bupati Klungkung Berpulang

dr Tjokorda Gede Agung Adalah Sosok Dibalik Perubahan Nama Kota Klungkung Menjadi Semarapura

Mantan Bupati Klungkung dr Tjokorda Gede Agung tutup usia, Sabtu (30/5/2020).

Istimewa
Foto Mantan Bupati Klungkung dr Tjokorda Gede Agung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Mantan Bupati Klungkung dr Tjokorda Gede Agung tutup usia, Sabtu (30/5/2020).

Beliau mengembuskan nafas terakhir, setelah 20 tahun melawan penyakit stroke yang dideritanya.

BREAKING NEWS - Derita Stroke Selama Bertahun-tahun, Mantan Bupati Klungkung ke-3 Berpulang

Ramalan Zodiak Mingguan 30 Mei - 5 Juni 2020, Gemini Jangan Berekspektasi Tinggi, Pisces Bosan

Monumen Perjuangan Bajra Sandi di Denpasar Perpanjang Penutupan Sementara Akibat Pandemi Covid-19

dr Tjokorda Gede Agung menjabat sebagai Bupati Klungkung selama 2 periode, yakni tahun 1983 sampai dengan 1993.

Pada masa pemerintahannya, nama Kota Klungkung berubah menjadi nama Semarapura.

"Pada zaman beliau menjadi Bupati, nama Kota Klungkung diusulkan dirubah menjadi nama Semarapura," ungkap adik kandung dari alamahum Tjokorda Gede Agung, Ida Dalem Semara Putra.

Lalu pada tahun 1992, usulan perubahan nama kota itu disetujui oleh pemerintah pusat.

Pada tanggal 28 April 1992, nama Semarapura sebagai kota dari Kabupaten Klungkung, Bali, disahkan oleh Menteri Dalam Negeri Rudini melalui Peraturan Pemerintah (PP) No.18 tahun 1992.

Selain itu, pada masa kepemimpinannya juga dibangun Monumen Puputan Klungkung untuk mengenang peristiwa heroik masyarakat Klungkung pada tahun 1908 silam. (*).

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved