Breaking News:

1.300 Lebih Bencana Terjadi di Indonesia Hingga Akhir Bulan Mei 2020

Data BNPB per hari ini, Minggu (31/5/2020), tercatat lebih dari 1.300 bencana terjadi dengan korban meninggal dunia 188 jiwa

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Tribunnews
Ilustrasi bencana alam. 

Kerusakan rumah dengan kategori rusak berat (RB) berjumlah 2.689 unit, rusak sedang (RS) 1.218 dan rusak ringan (RR) 4.094. 

Kerusakan pada sektor publik sebagai berikut, fasilitas pendidikan 295 unit, peribadatan 369, kesehatan 25 dan perkantoran 46, sedangkan kerusakan infrastruktur vital berupa jembatan sejumlah 163 unit. 

Berikut ini data bencana lainnya berdasarkan jumlah kejadian angin puting beliung 397 kali, tanah longsor 306, kebakaran hutan dan lahan 123, gelombang pasang/abrasi 15, gempa bumi 5, letusan gunung api 3 dan kekeringan 1. 

Data kejadian bencana yang total berjumlah 1.382 kejadian tersebut belum memperhitungkan data bencana nonalam, seperti pandemi Covid-19. 

Sementara itu, korban meninggal akibat bencana tanah longsor berjumlah 51 jiwa, puting beliung 8 dan karhutla 1. 

Total kerusakan rumah akibat bencana hingga Mei 2020 dengan kategori RB berjumlah 4.051 unit, RS 2.596 dan RR 11.516.

Hingga akhir Mei 2020 ini masih terjadi kejadian yang dipicu hujan intensitas tinggi. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam menginformasikan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB kejadian tanah longsor di Nagari Baringin, Kecamatan Palalembayan, Agam, Sumatera Barat. 

Kejadian yang tidak menimbulkan korban jiwa ini terjadi pada Sabtu 30 Mei 2020 kemarin pukul 17.20 waktu setempat. 

Longsor sempat menutup akses jalan sepanjang 25 meter.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved