Pemilihan Perbekel Serentak di Klungkung Mundur 2 Bulan

Awalnya pilkel serentak dijadwalkan 14 Juni 2020, hasil rapat tersebut lalu diputuskan pilkel diundur 2 bulan menjadi tanggal 9 Agustus 2020

pixabay.com
Ilustrasi pemilihan perbekel. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pemilihan perbekel (pilkel) serentak di Klungkung terpaksa harus diundur, hingga bulan Agustus mendatang. Hal ini dilakukan, karena situasi pendemi COVID-19 saat ini belum memungkinkan untuk melakukan pemungutan suara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja menjelaskan, perubahan jadwal pemungutan suara pilkel serentak di Klungkung telah dibahas dalam rapat panitia kabupaten di kantornya, Jumat (29/5) lalu.

Awalnya pilkel serentak dijadwalkan 14 Juni 2020, hasil rapat tersebut lalu diputuskan pilkel diundur 2 bulan menjadi tanggal 9 Agustus 2020.

Awalnya sempat diusulkan agar pilkel serentak dilaksankan Oktober mendatang. Namun setelah diajukan ke Bupati, pilkel saat bulan Oktober dianggap terlampau jauh. Apalagi sudah ada wacana akan diterapkannya new normal.

" Kalau tetap jadwal awal, masih belum memungkinkan untuk malakukan pemungutan suara. Kalau Oktober terlampau jauh, jadi diputuskan 9 Agustus,” jelas Suteja, Minggu (31/5)

Pihaknya pun sudah mengajukan SK terkait perubahan pilkel serentak tersebut. Diharapkan SK Bupati sudah keluar, Selasa (2/6) mendatang.

Keputusan ini mengakibatkan beberapa tahapan pilkel ikut mundur, seperti jadwal kampanye calon, masa tenang, penetapan calon terpilih oleh Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan pengesahan oleh bupati.

Selain itu, pemutakhiran data pemilih juga diulang. Daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah ditetapkan dibongkar lagi, sebab tidak menutup kemungkinan jumlahnya berubah.

" Itu dirubah bisa karena orangnya pindah, meninggal serta berusia 17 tahun saat pemungutan suara," jelasnya.

Pilkel serentak di Klungkung dibagi menjadi tiga gelombang, gelombang pertama sudah dilaksanakan tahun 2018 diikuti 17 desa, gelombang kedua akan dihelat Juni tahun ini dilaksanakan di 22 desa dan gelombang ketiga akan dihelat pada tahun 2021 melibatkan 11 desa.

Desa yang melaksanakan Pilkel serentak tahun ini, di Kecamatan Klungkung ada 4 desa yang mengikuti Pilkel serentak, diantaranya Desa Tangkas, Jumpai, Kamasan dan Desa Gelgel. Kecamatan Nusa Penida ada 7 desa seperti Desa Tangklad, Batukandik, Kutampi, Klumpu, Ped, Jungutbatu dan Desa Batununggul.

Kecamatan Kecamatan Banjarangkan juga diikuti 4 desa yang melaksanakan pemilihan seperti Desa Timuhun, Takmung, Tusan dan Desa Tohpati. Seeta Kecamatan Dawan ada 7 desa yang melaksanakan Pilkel serentak seperti, Desa Paksebali, Sampalan Kelod, Sampalan Tengah, Sulang, Dawan Kelod, Pesinggahan dan Kampung Kusamba. (Mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved