Breaking News:

Corona di Bali

Bali Belum Buka Pariwisata Meski New Normal di Depan Mata, Guru Besar di Unud Beri Alasan Ini

Namun, tempat wisata di Bali hingga kini belum ada rencana untuk dibuka kembali, kenapa?

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Wisatawan menyaksikan fenomena gerombolan hiu di Pantai Peninsula Island The Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (23/8/2019). 

Dia mengemukakan, saat ini sejumlah negara sudah mulai merencanakan untuk membuka perjalanan internasional ke negara tertentu.

Di Eropa Utara, Latvia, Lithuania, dan Estonia sudah sepakat mengizinkan penduduknya melakukan perjalanan ke masing-masing tiga negara tersebut (Balitic Travel Bubble).

Demikian juga, Australia dan New Zealand berencana akan menerapkan " travel bubble" tanpa karantina 14 hari.

"Oleh karena itu, pemerintah, pelaku usaha dan stakeholder terkait harus mampu beradaptasi/menciptakan inovasi sebagai respon terhadap perubahan dalam rangka meningkatkan daya saing dan bersiap menghadapi kondisi New Normal, dengan menerapkan protokol kesehatan pada setiap lini, termasuk membangun Non-Cash Payment Environment," ujarnya.

Trisno menambahkan, tantangan untuk terus berinovasi dalam menjunjung sektor pariwisata di Bali harus dijunjung bersama.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah membuat strategi Pemulihan Pariwisata Indonesia melalui program CHS (Cleanliness, Health, & Safety) Pariwisata Indonesia.
Untuk Program CHS Pariwisata Indonesia, Kemenparekraf juga telah menentukan tiga daerah prioritas termasuk Bali.

Hal itu berkaitan dengan jumlah pendapatan yang menunjukkan bahwa sebelum pandemi, Bali menjadi tempat penyumbang terbanyak wisatawan asing.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?"

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved