Bule Belarusia Dijambret Saat Melintas di Kaba-Kaba Hingga Tersungkur

Empat pelaku, terdiri dua penjambret dan dua penadah langsung diringkus setelah menjambret seorang bule Belarusia.

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi jambret. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dua pelaku jambret dan dua penadah barang curian berhasil diamankan jajaran Reskrim Polsek Kediri, Tabanan, Senin (1/6/2020) malam.

Mereka sebelumnya menjambret seorang bule asal Belarus, Anastasia Nikifurovets (26) di Jalan Jurusan Kaba-Kaba-Munggu, masuk Banjar Dauh Yeh, Desa Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan, Sabtu (30/5/2020).

Saat itu, korban sampai terjatuh dari sepeda motornya karena tas kain yang di dalamnya terdapat iPhone X serta uang tunai Rp 70 ribu ditarik pelaku.

Mereka itu: I Ketut Cukup (21) dan I Nengah Arianto (22) dari Banjar Kendal, Desa Songan B, Kintamani, Bangli sebagai pelaku penjambretan.

Sedangkan dua penadah: Efendi (40) yang tinggal di Banjar Mekar Buana, Padang Sambian Denpasar, dan I Wayan Ardianto (29) asal Banjar Dinas Wanagiri, Desa Wanagiri, Selemadeg, Tabanan.

Penjambretan terjadi saat korban melintas di sekitar TKP, Sabtu (30/5/2020) sore.

Beberapa saat kemudian, sebuah sepeda motor yang dikendarai dua pelaku memepet.

Tas kain korban langsung dirampas hingga terjatuh.

Korban dibantu masyarakat langsung melapor ke Mapolsek Kediri.

Polisi langsung bergerak. Dalam penyelidikan, polisi mendapat informasi bahwa ada seseorang yang menjual iPhone X yang masih terkunci.

Informasi tersebut kemudian dikembangkan hingga ke wilayah Denpasar. Setelah ditelusuri, pelaku beserta penadah berhasil diamankan.

Mereka kemudian dibekuk di tempat berbeda.

"Sudah kami amankan di Polsek Kediri. Mereka diamankan di tempat berbeda kemarin malam (Senin). Satu orang atas nama Ketut Cukup yang merupakan pelaku penjambretan ditangkap di Kuta dan tiga orang lainnya di Denpasar," ungkap Kapolsek Kediri, Kompol I Gusti Nyoman Wintara, Selasa (2/6/2020).

Para pelaku dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan pemberatan.

"Intinya kami masih mendalami lagi kasusnya. Untuk sementara mereka terancam hukuman 12 tahun, sedangkan penadah dikenakan pasal 480 tentang penadah dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tandasnya. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved