Dirumahkan Karena Covid-19, Igun Buka Jasa Kurir Sepeda, Layani Pelanggan hingga Kuta dan Canggu

Ia membuka jasa pengantaran barang atau kurir menggunakan sepeda dengan nama Antar Baik, Kurir Sepeda Bali.

Dokumentasi / Muhamad Indra Gunawan
Pengantaran pesanan ke pelanggan dengan menggunakan sepeda di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Muhamad Indra Gunawan (30) tak mau berdiam diri setelah dirinya dirumahkan dari tempat kerjanya akibat adanya pandemi Covid-19.

Idenya yang sempat terkubur di tahun 2012, ia hidupkan kembali saat ini.

Ia membuka jasa pengantaran barang atau kurir menggunakan sepeda dengan nama Antar Baik, Kurir Sepeda Bali.

Ada beberapa alasan kenapa ide tersebut sebelumnya belum bisa terealisasi.

Pertama, di Bali tak semacet Jakarta, sehingga kebanyakan masyarakat memilih menggunakan jasa lain seperti pengantaran dengan sepeda motor atau mobil.

Kedua, ia masih sibuk dengan pekerjaannya.

Saat pandemi ini, bersama 12 orang lainnya yang memiliki nasib sama, dirinya melakoni usaha ini untuk bisa tetap menyambung denyut kehidupannya.

"Idenya sebenarnya sudah muncul di tahun 2012 lalu, saat itu saya terinspirasi dari film Premium Rush. Film ini bercerita tentang kurir sepeda pembawa barang misterius di New York. Namun baru saat ini bisa terealisasi," tutur lelaki yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata ini saat dihubungi Selasa (2/6/2020) siang.

Selain terinspirasi dari film tersebut, Igun, nama panggilan akrabnya, memang memiliki hobi bersepeda.

Dan setelah melihat di media sosial, di Jakarta, Tangerang dan beberapa tempat di Indonesia, kurir sepeda ini mulai muncul, dirinya pun berpikir untuk iku membuatnya di Bali.

"Sebenarnya tahun 2015 lalu di Bali ada kurir seperti ini namanya Kuda Macan, tapi sekarang sudah vakum. Setelah melihat media sosial, saya jadi berpikir, kenapa tidak buat di Bali saja," katanya.

Seminggu lalu, dirinya pun memulainya.

Yang awalnya sendiri, kemudian beberapa orang mulai bergabung dengannya, dan hingga kini sudah memiliki 12 orang anggota.

Semua anggotanya memiliki nasib sama dengan Igun, dirumahkan dari tempat kerjanya ataupun tak ada job yang didapat karena pandemi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved