GPS Menyeburkan diri Di Tol Benoa, Ngaku Kehabisan Uang di Denpasar

GPS ke Denpasar dengan tujuan mencari pekerjaan. Namun sayang, pekerjaan tak kunjung ia dapat dan bekalnya selama di Denpasar habis

Ist
GPS Menyeburkan diri Di Tol Benoa, Ngaku Kehabisan Uang di Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Seorang pemuda asal Medan, GPS (19) menceburkan diri ke laut melalui Tol Benoa, Rabu (3/6/2020) malam. Setelah diselamatkan oleh petugas tol dan anggota PJR Induk 6 Ditlantas Polda Bali, pria tersebut ternyata dalam keadaan mabuk.

"Dia jalan kaki sambil minum minuman keras. Tercium dari bau mulutnya aroma alkohol. Dia nyeburkan diri dan dilihat oleh salah satu pengendara motor akhirnya kami selamatkan," kata Anggota PJR Induk 6 Ditlantas Polda Bali, AA Mertayasa saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Saat diinterogasi oleh petugas, GPS mengaku kehabisan uang di Denpasar, sehingga ia harus berjalan kaki dari Pesanggaran menuju tempat tinggalnya di Dalung.

Sebelumnya, GPS ke Denpasar dengan tujuan mencari pekerjaan. Namun sayang, pekerjaan tak kunjung ia dapat dan bekalnya selama di Denpasar habis.

"Saya gak ada uang mau pulang pak ke Dalung, makanya saya jalan kaki," kata Agung Mertayasa menirukan ucapan GPS.

Kondisi GPS saat ini masih sadarkan diri.

Tak sedikitpun ada luka di tubuhnya.

Saat nyebur ke laut, ada pengendara yang langsung melaporkan ke petugas dan langsung diamankan. 

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved