Cerita Getir Susi Pudjiastuti di Tengah Corona: Kini Tak Ada Sama Sekali Penerbangan Susi Air

Dampak pandemi virus corona atau Covid-19 juga turut dirasakan oleh pengusaha sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Susi Pudjiastuti 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Dampak pandemi virus corona atau Covid-19 juga turut dirasakan oleh pengusaha sekaligus mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Susi Pudjiastuti menceritakan usaha bisnisnya di bidang maskapai penerbangan yang dimilikinya, Susi Air yang ikut terdampak Covid-19. 

Sosok perempuan tangguh dan gaek tersebut mengatakan, akibat pembatasan dan penutupan akses bandara di hampir seluruh wilayah di Indonesia membuatnya harus menutup operasional maskapainya. 

Akibatnya, semua penerbangan Susi Air pun dihentikan.

Ini Jawaban BPBD Yogyakarta Terkait Suara Ledakan Misterius yang Didengar Warga Lereng Merapi

"Dari 180 penerbangan sehari, kini tidak ada sama sekali (penerbangan Susi AIr).

Saya harus melakukan restrukturisasi pegawai, memikirkan biaya setiap pekan, setiap bulan," ujar Susi dalam video conference, Jumat (5/6/2020).

Dirinya pun menceritakan, awalnya di bulan Januari hingga Februari telah berencana untuk melakukan ekspansi bisnis.

Kala itu, Susi Air membuka lowongan untuk 200 orang.

Namun, ternyata iklim bisnis berubah sangat cepat akibat pandemi. Susi yang kala itu masih di Jakarta pun memutuskan untuk kembali ke Pangandaran.

"Saya mulai melihat dunia usaha yang mulai berguguran, saya pun mengisi waktu untuk membaca, mendengarkan, iklim usaha sudah kolaps.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved