Corona di Bali
Hadapi Era New Noral, Beachwalk Terapkan Peraturan Ketat Bagi Pengunjung
Beachwalk Shopping Center menyatakan telah bersiap dan menyiapkan skenario ketat untuk menghadapi kenormalan baru atau era new normal
Penulis: Noviana Windri | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Beachwalk Shopping Center, Kuta, Badung, Bali, menyatakan telah bersiap dan menyiapkan skenario ketat untuk menghadapi kenormalan baru atau era new normal.
Marketing & Communications Manager Beachwalk Shopping Center, Luh Made Winda mengatakan, pihaknya membagi persiapan untuk era new normal dengan beberapa peraturan yang berlaku sejak Beachwalk Shopping Center kembali dibuka pada 11 April 2020.
Pertama, pembatasan jam operasional yang biasanya saat weekday buka mulai 10.30-22.30 Wita dan weekend buka mulai 10.00-00.00 Wita.
Saat new normal, jam operasional weekday dan weekend mulai 11.00-20.00 Wita.
Kedua, peraturan teknis terkait penerapan protokol kesehatan sejak 11 April 2020 dan hingga saat Ini masih terus dalam proses penyempurnaan.
Yaitu wajib masker, intensive screening dengan pengukuran suhu badan dan digital check in di pintu masuk, pembatasan jumlah pintu masuk, pengaturan jarak tempat duduk, line antrean, pengaturan pintu masuk dan keluar setiap tenant, pembatasan jumlah orang di dalam lift pengunjung maksimal 5 orang, penyediaan hand sanitizer, dan selalu melakukan pengumuman penerapan protokol kesehatan secara bekala setiap 45 menit hingga 1 Jam sekali.
"Pintu masuk dibatasi. Ada 3 pintu masuk yaitu di basement untuk yang menggunakan mobil, Beachgate (dekat tulisan beachwalk), dan Sheraton Gate (depan pintu Zara dan Tony Roma's)," jelasnya saat dikorfirmasi Tribun Bali, Sabtu (6/6/2020).
Ketiga, pihaknya juga mewajibkan pengunjung mengisi digital check in untuk mengetahui riwayat perjalanan dan riwayat kesehatan setiap pengunjung.
Winda memastikan pihaknya telah membagikan buku saku yang mengatur tentang penerapan protokol kesehatan untuk setiap tenant.
"Untuk pembersihan dengan penyemprotan disinfektan kami lakukan secara berkala setiap 4 jam sekali. Termasuk di toilet, ATM, eskalator, customer service dan musala," sambungnya.
Sementara, untuk transaksi pihaknya menyarankan kepada pengunjung menggunakan transasksi non tunai untuk meminimalkan adanya kontak.
"Namun, kebanyakan masyarakat Indonesia mungkin khususnya Bali masih lebih nyaman menggunakan cash ya. Telihat dari masih banyaknya orang mencari ATM. Tetapi kami menyarankan kepada masyarakat agar menggunakan transaksi digital pratform," tuturnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penerapan-protokol-kesehatan-covid-19-di-salah-satu-tenant-di-beachwalk-shopping-center.jpg)