Breaking News:

10 Layanan di Disdukcapil Denpasar Gunakan Sistem Pendaftaran Online

Pelayanan ini bisa diakses via website https:// taringdukcapil.denpasarkota. go.id/index.php.

tribunnews
(ILUSTRASI E-KTP): Ada 77 Warga Negara Asing di Bali tercatat memiliki e-KTP. Bahkan sebagian dari mereka masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilpres 2019. WNA yang memiliki e-KTP dan masuk DPT berada di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Masalah tersebut diketahui saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutakhirkan DPT. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk meminimalisir mobilitas masyarakat selama Pandemi Covid-19, Disdukcapil Kota Denpasar membuat aplikasi Pendaftaran melalui Daring/Online (Taring Disdukcapil).

Pelayanan ini bisa diakses via website https:// taringdukcapil.denpasarkota. go.id/index.php.

Pelayanan dengan sistem ini secara resmi akan diterapkan mulai Senin (8/6/2020) esok.

Dikonfirmasi Kadisdukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata, Minggu (7/6/2020) menjelaskan bahwa hal ini untuk memberikan pelayanan dasar bidang kependudukan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Terlebih lagi, selama pandemi ini masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Pada intinya kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat, terlebih lagi saat ini kita sedang masa penanganan Pandemi Covid-19, sehingga wajib terbiasa dengan pola adaptasi kebiasaan baru, dan pelayanan berbasis daring merupakan salah satu solusi sebagai upaya penerapan protokol kesehatan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, terdapat 10 jenis pelayanan yang dilayani melalui sistem Taring Disdukcapil ini yakni Paket Akta Kelahiran, Paket Akta Perkawinan, Paket Akta Perceraian, Paket Akta Kematian, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El), Surat Keterangan Pindah (SKPWNI, SKPOA, dan SKPLN), Kartu Identitas Anak (KIA), Sinkronisasi Data serta layanan administrasi kependudukan lainya.

“Jadi masyarakat tinggal mengakses website, selanjutnya memilih pelayanan yang dikehendaki, lalu mengikuti dan melengkapi berkas serta tahapan yang ditunjukan oleh program secara otomatis, dan bagi masyarakat yang kurang jelas bisa melaksanakan dengan dipandu oleh petugas Disdukcapil, Desa/Keluraha dan Kepala Lingkungan atau Dusun,” kata Dewa Juli.

Ia berharap dengan hadirnya aplikasi ini masyarakat dapat tetap melaksanakan pengurusan dokumen kependudukan walaupun saat ini kita sedang dalam proses penerapan Protokol Kesehatan Masyarakat selama Pandemi Covid-19. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved