Corona di Bali

Disdukcapil Tabanan Layani Beberapa Layanan Secara Tatap Muka, Utamakan Protokol Kesehatan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabanan sudah mulai melaksanakan pelayanan secara tatap muka sejak Jumat (5/6/2020)

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Foto : Suasana pelayanan di Kantor Disdukcapil Tabanan, Senin (8/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tabanan sudah mulai melaksanakan pelayanan secara tatap muka sejak Jumat (5/6/2020) atau sejak penerapan New Normal di kalangan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

Hanya saja untuk pelayanan tatap muka terhadap beberapa pelayanan saja seperti layanan pengambilan dokumen, legalisir, akta pencatatan sipil, serta santunan kematian masyarakat (Santimas).

Menurut data yang diperoleh, sebanyak 112 pelayanan tatap muka yang dilaksanakan, Senin (8/6/2020).

Hingga pukul 13.20 Wita, sejumlah warga masih silih berganti melaksanakan kepengurusan administrasi.

Pasien Sembuh Covid-19 di Banyuwangi Bertambah

10 Penyebab Urine Keruh, Dehidrasi Hingga Diabetes, Kenali Gejalanya

Bingung Mencari Pekerjaan Saat Pandemi Covid-19 ? Coba Melamar ke Perusahaan BUMN Ini

Karena pelayanan secara tatap muka, protokol kesehatan sangat diutamakan seperti menjaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan, hingga pendaftaran nomor antrian dengan cara daring melalui google form maupun manual.

Sekretaris Disdukcapil Tabanan, I Made Kristiadi mengatakan, Senin (8/6/2020) hingga pukul 13.20 Wita, sudah ada 112 pemohon layanan untuk tatap muka langsung.

Mereka diantaranya adalah mengurus administrasi mulai dari pengambilan dokumen, legalisir, akta pencatatan sipil, dan kepengurusan santunan kematian masyarakat (Santimas).

"Hari ini (Senin), sudah ada 112 layanan tatap muka langsung di kantor," ujar Kristiadi saat ditemui di kantornya, Senin (8/6/2020).

Dia menjelaskan, untuk pelayanan tatap memang sudah dilakukan sejak Jumat (5/6/2020) lalu atau sejak ditetapkannya new normal di kalangan ASN Tabanan.

Hanya saja, untuk pelayanan hanya terbatas, artinya tak semua bisa dilakukan dengan tatap langsung mengingat untuk menghindari kerumunan.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved