Breaking News:

Ingin Mengetahui Wajah Orang Dibalik Masker, SAFR 2.0 Solusinya

Dalam era New Normal, menggunakan masker menjadi sebuah keharusan bagi semua orang

Editor: Aloisius H Manggol
Gambar oleh Engin Akyurt dari Pixabay
Foto ilustrasi wanita yang sedang mengenakan masker saat Pandemi Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Dalam era New Normal, menggunakan masker menjadi sebuah keharusan bagi semua orang.

Realnetworks menghadirkan solusi SAFR 2.0 (singkatan dari Secure Accurate Facial Recognition) untuk membantu korporasi menghadapi era New Normal.

SAFR 2.0 adalah teknologi pengenalan wajah (Facial Recognition) menggunakan artificial intelligence (AI) yang mampu mengetahui wajah orang yang menggunakan masker dengan akurasi tinggi.

Selain masker, SAFR mampu mengenali wajah orang yang menggunakan topi, kacamata, bahkan orang yang menggunakan hijab sekalipun.

SAFR memiliki akurasi mencapai 99,87% berdasarkan hasil tes oleh sebuah lembaga prestisius yaitu National Institute of Standard and Technology (NIST).

Melihat hasil laporan NIST pada bulan Juli 2019 untuk kategori Wild Faces, SAFR hanya membutuhkan waktu 100 milidetik saja untuk dapat mengenali wajah orang dan hingga saat ini algortima pengenalan wajah SAFR adalah yang tercepat di dunia.

SAFR 2.0 adalah teknologi pengenalan wajah (Facial Recognition)

Ria Tanusendjaja selaku Senior Director PT RealNetworks Indonesia mengatakan, penggunakan teknologi SAFR 2.0 bisa membantu pemantauan petugas di lapangan menjadi lebih efisien dan produktif.

"Misalnya jika tertangkap oleh kamera CCTV ada orang yang tidak menggunakan masker maka SAFR dapat mengirimkan peringatan. Notifikasi peringatan tersebut dapat dikirimkan melalui berbagai macam media chatting saat ini seperti whatsapp, telegram atau media komunikasi lainnya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved