Mandiri Online Bukukan 3,6 Juta Pengguna, Tumbuh 62 Persen Dibanding Periode yang Sama Tahun Lalu

Mandiri Online Bukukan 3,6 Juta Pengguna, Tumbuh 62 Persen Dibanding Periode yang Sama Tahun Lalu

Bank Mandiri 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan, layanan digital diproyeksikan dapat menjadi satu diantara pendorong utama pertumbuhan secara berkelanjutan bagi bisnis Bank Mandiri.

"Hingga Maret 2020 pengguna aktif aplikasi Mandiri Online mencapai lebih dari 3,6 juta pengguna, tumbuh 62 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Senin (8/6/2020).

Dia menjelaskan, dari jumlah tersebut, nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 229,5 triliun, sehingga perseoran memiliki komitmen untuk menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

"Selain itu, juga konsisten memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada pemegang saham," kata Royke.

Untuk itu, kami fokus untuk mengantisipasi masa depan dimana salah satunya adalah mengembangkan solusi perbankan digital seiring dengan perubahan perilaku konsumen yang cenderung beralih ke channel digital,” kata Royke.

Ke depan, Bank Mandiri juga sudah mempersiapkan berbagai strategi, baik di segmen wholesale, UMKM maupun untuk menjadi modern digital bank sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi kompetisi yang semakin tak berbatas.

Tahun ini, perseroan mulai memperkenalkan layanan Online Onboarding, lewat layanan ini masyarakat tidak perlu ke kantor cabang atau mendownload aplikasi untuk membuka rekening.

"Tetapi, cukup mengakses link join bankmandiri.co.id melalui ponsel atau melakukan scan QR," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tembus 3,6 Juta Pengguna, Aplikai Mandiri Online Tumbuh 62 Persen

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved