Cara Warga Muslim Berbagi Saat Pandemi, Tak Pandang Agama, Semua Boleh Ambil Sembako

Semua warga yang membutuhkan boleh ambil tidak memandang agama A agama B, semua sama. Kami peduli antar sesama manusia.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Sejumlah warga silih berganti mengambil bahan makanan mentah gratis di Halaman Gedung Serbaguna Yayasan Al-Hikmah, Dalung, Selasa (9/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Di sebidang bambu yang dirakit itu, berbagai jenis sembako digantung. Bagi warga yang terdampak Covid-19 bisa mengambilnya secara cuma-cuma.

Syaratnya harus menerapakan protokol kesehatan dan membawa secukupnya agar yang lain juga dapat bagian.

Bebagai jenis bahan mentah itu digantung di halaman Gedung Serbaguna Yayasan Al Hikmah, Banjar Bhuana Santi, Dalung Permai, Badung.

Salah satu pembina Yayasan Al Hikmah, Lukman Hakim mengatakan ide ini berasal dari ibu-ibu Yayasan Al Hikmah yang ingin membantu dengan seikhlasnya.

"Ide ini tercetus dari ibu-ibu yayasan yang ingin membantu warga yang terdampak covid dengan ikhlas. Untuk saat ini yang memberikan donasi tersebut hanya dari para pengurus Yayasan Al Hikmah," katanya, Selasa (9/6/2020).

Pembagian bahan makanan mentah ini sudah dilaksanakan mulai pertengahan Ramadan dan rencananya akan terus berlanjut hingga masa pandemi ini berakhir.

Ia katakan, siapa saja yang membutuhkan boleh mengambil bahan makanan gratis dari yang Muslim ataupun yang non-Muslim.

"Semua warga yang membutuhkan boleh ambil tidak memandang agama A agama B, semua sama. Kami peduli antar sesama manusia," imbuhnya.

Setiap orang diperbolehkan hanya mengambil dua bahan makanan yang disediakan agar warga yang lain juga mendapatkan bagian.

Selain bahan makanan mentah tak jarang ada juga warga yang ikut membagikan suplemen kesehatan seperti vitamin C, sabun pencuci piring, dan bedak.

"Alhamdulillah setelah adanya pohon sedekah kalau boleh saya berikan nama, akhrinya di lingkungan sekitar ada saja warga yang mampu ikut juga memberikan donasi dari bahan makanan mentah hingga vitamin C dan sabun cuci," ungkapnya.

Ia berharap pembagian makanan mentah ini menjadi contoh di lingkungan lainnya yang bertujuan untuk saling berbagi antar sesama.

"Harapanya dengan adanya bahan makanan gratis ini bisa dicontoh lingkungan lain, selain untuk meringankan beban warga yang terdampak juga tetap menjadi ajang silaturahmi antar warga," ujar dia.

Penulis: Rizal Fanany
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved