Paceklik, Nelayan di Pantai Ujung Pesisi Karangasem Keluhkan Minimnya Hasil Tangkapan Ikan

Nelayan sekitar Pantai Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem keluhkan minimnya hasil tangkapan ikan

Istimewa
Seorang nelayan sedang memperbaiki jukungnya di Pesisir Pantai Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Selasa (9/6/2020) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Nelayan sekitar Pantai Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali, keluhkan minimnya hasil tangkapan ikan di tengah laut, Selasa (9/6/2020) siang.

Minimnya tangkapan ikan sekitar Kab.Karangasem terjadi sejak dua minggu yang lalu, tepatnya akhir Bulan Mei 2020. 

Romi, nelayan asal Ujung Pesisi mengatakan, hasil tangkapan menurun.

Per hari nelayan hanya dapat ikan 20 sampai 50 ikan tongkol.

Hanya Butuh 5 Bahan, Berikut Resep Strawberry and Mango Yoghurt Trifle Segar

Pesawat Tempur China Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan, Jet Angkatan Udara Lakukan Pengusiran

Roadmap To Bali’s Next Normal, Australia Siap Segera ke Bali

Kadang beberapa nelayan yang turun melaut tak mendapat ikan.

"Sekarang paling banyak dapat 50 ekor,"jelas Romi saat ditemui di Pantai, Selasa (9/6/2020).

Minimnya hasil tangkapan dipicu karena sedikitnya ikan, terutama tongkol, kepermukaan laut.

Penyebabnya karena perubahan suhu di tengah laut, sehingga nelayan mengalami paceklik ikan.

Biasanya saat musim panas seperti sekarang ini banyak ikan tongkol kepermukaan cari makanan.

"Semoga paceklik segera berakhir. Sehingga nelayan bisa mendapat hasil tangkapan lebih. Biasanya, para nelayan dapat ikan sampai ribuan ekor saat musimnya. Sekarang paceklik, per hari hanya dapat puluhan ekor,"imbuh Romi, pria asal Ujung Pesisi.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved