Corona di Indonesia
Pasar Malam Kumbasari Tutup Setelah 18 Pedagang Positif Covid-19, Kasus Di Denpasar Naik Saat PKM
Pemkot Denpasar pun memutuskan menutup total alias me-lockdown Pasar Malam Kumbasari mulai kemarin hingga 15 Juni 2020.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - 18 orang pedagang di pasar malam Pasar Kumbasari, Denpasar, Bali dinyatakan positif Covid-19.
Hasil ini berdasarkan tes swab massal yang dilakukan terhadap 43 pedagang.
Pemkot Denpasar pun memutuskan menutup total alias me-lockdown Pasar Malam Kumbasari mulai kemarin hingga 15 Juni 2020.
"Ya, dari 43 pedagang yang dites swab, 18 orang dinyatakan positif," kata Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, saat dikonfirmasi Tribun Bali, Rabu (10/6/2020).
Ke-43 pedagang ikan ini mengikuti tes swab massal pada Minggu (7/6/2020).
Swab massal dilakukan setelah seorang pedagang dinyatakan positif Covid-19.
Hasil tes ini keluar Selasa (9/6/2020) malam, dan 18 orang pedagang dinyatakan positif Covid-19.
Rinciannya, 16 orang pedagang ikan dan dua orang pedagang canang.
Sementara dua orang tukang suwun dari Pasar Gunung Agung juga ikut di-swab pada hari yang sama.
Hasilnya, satu orang tukang suwun dinyatakan positif Covid-19.
Sehingga total ada 19 positif Covid-19 dari hasil swab tanggal 7 Juni 2020 tersebut.
Terkait 18 pedagang yang positif ini, Pasar Malam Kumbasari langsung ditutup total selama lima hari.
Sebanyak 425 pedagang yang berjualan di pelataran malam tidak diperbolehkan berjualan pada tanggal 10-15 Juni 2020.
Mereka adalah pedagang bumbu, sayur, daging, dan lainnya.
Seorang pedagang, I Wayan Suparta, yang akan berjualan pun harus pulang kembali membawa barang dagangannya.