Corona di Bali

Seluruh Petugas KPU Badung Jalani Rapid Test di Wantilan DPRD Badung

Seluruh petugas KPU Badung yang terdiri atas komisioner, staf sekretariat dan tenaga pendukung yang jumlahnya 41 orang, mengikuti rapid test di wantil

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
KPU Badung saat melaksanakan rapid test di wantilan DPRD Kabupaten Badung, Jumat (12/6/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Seluruh petugas KPU Badung yang terdiri atas komisioner, staf sekretariat dan tenaga pendukung yang jumlahnya 41 orang, mengikuti rapid test di wantilan DPRD Badung, Jumat (12/6/2020).

Pelaksanaan rapid tes pun diikuti dengan mengikuti protokol kesehatan yakni maksimal 10 orang yang masuk ke wantilan DPRD.

Pantauan di lapangan, satu persatu petugas di KPU Badung dipanggil untuk menjalani rapid test.

Di tempat antreanpun, mereka disarankan untuk menjaga jarak.

Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta yang ditemui di Wantilan DPRD Badung mengatakan pelaksanaan rapid test kali ini dilaksanakan serentak untuk jajaran KPU kabupaten/kota.

Harga Kebutuhan Pokok  di Kota Denpasar, Harga Cabai Kecil dan Telur Ayam Boiler Alami Kenaikan

Debat Sengit di Kompas TV, Fadjroel Rachman Kesal Rocky Gerung Kerap Salahkan Jokowi Hingga Ucap Ini

Kalbe Farma Uji Klinis Dua Obat Virus Corona Berbahan Empon-empon

Pelaksanannyapun dilakukan oleh masing-masing dinas kesehatan setempat.

"Hari ini kami laksanakan rapid test serentak yang difasilitasi KPU Provinsi. Hanya saja pelaksanaan rapid test dilaksanakan dilakukan di kabupaten/kota masing-masing yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat," ujar.

Pihaknya mengatakan ada sebanyak 40 orang yang akan mengikuti rapit test kali ini. Sehingga sebut pria yang akrab disapa Kayun itu untuk hari ini hanya penyelenggara di KPU saja yang menjalani rapid test.

"Sebenarnya totalnya 41 orang. Namun kini mengikuti test hanya 40 orang yang hadir, lantaran 1 orang izin karena sakit demam berdarah," ujarnya sembari mengatakan yang sakit juga sudah melaksanakan rapid test secara mandiri.

Kelurahan Sanur Denpasar Mantapkan Pelaksanaan  PKM, Stop Transmisi Lokal

Seorang Pemotor Kawasaki Ninja di Solo Tewas Seusai Benang Layangan Menyayat Lehernya

Meski demikian, pihaknya berharap pelaksanaan rapid test tersebut dengan tujuan agar semua penyelenggara pemilu bersih dan tidak terpapar dari covid-19. Sehingga pelaksanaan pemilu yang direncanakan akan berlangsung desember mendatang aman dan nyaman.

"Sementara belum ada hasilnya yang reaktif. Tapi masih ada yang dilakukan rapid, yang test duluan hasilnya semua non reaktif," kata Kayun (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved