18.692 Petani di Badung Dibuatkan Kartu Agar Dapat Subsidi dari Pusat

Kartu ini nantinya bisa digunakan terkait penyaluran pupuk subsidi. Namun saat ini belum bisa dimanfaatkan karena masih berproses di tingkat pusat.

Tribun Bali
Seorang petani menebar pupuk. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dinas Pertanian dan Pangan Badung membuat Kartu Tani. Kartu ini akan mempermudah petani di Badung untuk mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Ada 18.692 petani di Badung yang dicanangkan mendapat kartu ini. Kartu ini merupakan program pemerintah bekerjasama dengan Bank BUMN guna memberi keringanan bagi para petani, khususnya pupuk bersubsidi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana tak menampik hal tersebut. Bahkan dirinya mengaku kani Dinas Perikanan tengah mencetak Kartu Tani.

"Iya saat ini Kartu Tani masih berproses, dan yang mencetak kartu tani Bank BNI," ungkapnya, Minggu (14/6).

Ia menegaskan di Badung terdata 18.629 petani yang berhak mendapat Kartu Tani. Semua petani diusulkan sehingga pembagiannya secara merata. "Jadi kan ada subak yang melakukan pendataan juga," kata dia.

Sampai saat ini, jelas Wijaya sudah ada yang tercetak kartu tani sebanya 3.927 lembar. Bahkan yang sedangkan yang dibagikan kepada petani ada 2.790 kartu. "Sudah ada beberapa dibagikan," katanya.

Kartu ini nantinya bisa digunakan terkait penyaluran pupuk subsidi. Namun saat ini belum bisa dimanfaatkan karena masih berproses di tingkat pusat. "Kalau sudah siap, manfaatnya terkait dengan penyaluran pupuk subsidi agar tepat sasaran," paparnya.

Dengan menunjukan kartu ini, maka petani berhak mendapat pupuk yang sudah disubsudi oleh pemerintah sehingga memberi kemudahan dan keringanan. Selain itu pula petani juga bisa memanfaatkan sebagai kartu ATM. "Jadi kartu tani itu sama seperti kartu pelajar mahasiswa yang juga bisa digunakan sebagai ATM," jelasnya.

Untuk diketahui, Kementrian Pertanian (Kementan) menerapkan kebijakan penebusan pupuk subsidi dengan menggunakan Kartu Tani secara bertahap, yang dimulai sejak 2017. Penggunaan Kartu Tani dapat diapakai untuk menyalurkan pupuk bersubsidi secara nasional.

Program Kartu Tani mulai digulirkan pemerintah sejak 2018 lalu. Program dimulai di Pulau Jawa kemudian bergulir ke daerah lain, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved