5 Warga Klungkung Dikenakan Tipiring, Tidak Memilah dan Membuang Sampah Sesuai Jadwal

Lima warga dikenakan tipiring dan akan diseret ke pengadilan karena tertangkap tangan tidak memilah dan membuang sampah sesuai jadwal

Pemkab Klungkung
Pemkab Klungkung melakukan pemantauan penerapan Perda Klungkung no. 7 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah, Minggu (14/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dalam beberapa hari belakangan, Pemkab Klungkung gencar sosialisasi penerapan Perda Klungkung no. 7 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah.

Minggu (14/6/2020), ada lima warga yang dikenakan tipiring dan akan diseret ke pengadilan karena tertangkap tangan tidak memilah dan membuang sampah pada waktunya.

Kasatpol PP Klungkung I Putu Suarta menjelaskan, lima warga yang tertangkap tangan tidak memilah dan membuang sampah pada waktunya tersebut didapati di Jalan Diponogoro dan Jalan Puputan, Semarapura.

Minggu (14/6/2020) pagi, kebetulan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Satpol PP dan DLHP memantau kebiasaan warga dalam membuang sampah.

"Ada lima warga yang tertangkap tangan tidak memilah sampah dan membuang sampah tidak sesuai jadwal. Empat ditemukan di Jalan Diponogoro, sementara seorang kami tindak di Jalan Puputan," ungkap Putu Suarta, Minggu (14/6/2020).

Putu Suarta mengatakan, empat warga yang ditipiring merupakan pihak toko.

Mengingat di seputaran Jalan Diponogoro merupakan komplek pertokoan. 

Mereka langsung dikenakan tipiring dan akan diadili di Pengadilan Negeri Semarapura.

"Tahap pertama ini, kami memang target Jalan Puputan dan Diponogoro dulu. Nanti secara bertahap kami juga akan pantau daerah lainnya," jelas Suarta.

Menurutnya, kesadaran warga dalam memilah dan membuang sampah sesuai jadwal masih sangat rendah.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved