Paska Kapal Karam, Bongkar Muat di Pelabuhan Padang Bai Dipercepat, 90 Menit Jadi 30 Menit

Percepatan bongkar muat dilakukan untuk mengurai kemacetan atau antrean kendaraan di sekitar pelabuhan setelah ada kapal karam.

Pertamina
Kapal Kandas di Padang Bai, Karangasem, Bali, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Proses bongkar muat penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Padang Bai, Manggis, Karangasem dipercepat setelah KMP Dharma Rucitra karam di depan Dermaga II.

Keputusan untuk percepat bongkar muat diberlakukan mulai Sabtu (13/6/2020) pagi.

Koordinator Satuan Pelayanan BPTD Wilayah XII Bali, Nyoman Agus Sugiarta menjelaskan, bongkar muat yang sebelumnya 90 menit per trip penyeberangan, kini dipercepat menjadi 30 menit.

Bongkar muat diatur, serta diawasi oleh petugas pelabuhan dibantu Kepolisian beserta TNI.

Agus mengaku, percepatan bongkar muat dilakukan untuk mengurai kemacetan atau antrean kendaraan di sekitar pelabuhan.

Mengingat, dermaga yang beroperasi hanya satu, yakni Dermaga I.

Sedangkan Dermaga II belum bisa operasi karena terhalang kapal karam.

"Antrean kendaraan sudah sampai di By Pass Ida Bagus Mantra. Untuk mengurai antrean, makanya kita lakukan percepatan bongkar muat barang, penumpang, kendaraan," jelas Agus, Minggu (14/6/2020).

BPTD bekerjasama dengan Kepolisian terus melakukan pengaturan arus lalu lintas.

Kendaraan besar yang menyeberang ke Pelabuhan Lembar, NTB untuk sementara distop di sekitar parkiran Pantai Yeh Malet dan By Pass Ida Bagus Mantra.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved