Sampah Ditukar Pakaian dan Beras, Sebulan Warga Dua Banjar di Tabanan Setor 4 Ton

Untuk anak-anak, sampah plastik yang diserahkan bisa ditukar dengan alat keperluan sekolah.

tribun bali/ made prasetya aryawan
Warga menukarkan poin dari sampah dengan pakaian di Tabanan, Minggu (14/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang pengusaha restoran, I Made Janur Yasa memperlihatkan sampah plastik seberat hampir 4 ton di sebuah tegalan di Banjar Jangkahan, Desa Batuaji, Kerambitan, Tabanan, Minggu (14/6/2020).

Sampah plastik yang sudah ditempatkan dalam sebuah karung besar itu merupakan sampah yang disetorkan warga setempat untuk ditukar dengan Sembako seperti beras, gula, hingga minyak goreng.

Setelah sukses, kini Made Janur Yasa kembali mulai menerapkan “tukar sampah plastik dengan pakaian, perabotan rumah tangga, hingga alat tulis”.

Made Janur menuturkan, setelah hampir 1,5 bulan, gerakan peduli lingkungan itu semakin menyadarkan warganya di Banjar Jangkahan dan Banjar Penulisan, Desa Batuaji.

Terbukti, sejak 3 Mei hingga 14 Juni, sampah plastik yang terkumpul sebanyak hampir 4 ton.

Yang jelas, membuat lingkungan sekitar menjadi semakin bersih dari sampah plastik.

"Di sini kami sudah menerima hampir 4 ton sampah plastik dari warga. Ada dua banjar yang selama ini menukarkan sampah dengan Sembako yakni Banjar Jangkahan dan Banjar Penulisan," kata Made Janur saat dijumpai di rumahnya, Minggu (14/6/2020).

Ia melanjutkan, setelah berhasil dengan Sembako, kini ia mulai dengan sampah plastik ditukar dengan pakaian (baju), alat tulis terutama untuk anak-anak sekolah, hingga perabotan rumah tangga.

Program ini mulai dibuka sejak Minggu (14/6/2020).

Penukaran sampah dengan sistem poin. Ia membagi sampah dalam empat kategori untuk memperoleh poin.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved