Warga Dihebohkan Penemuan Benda Mirip Mortir di Sawah, Begini Kata Kapolres Jembrana
Seorang petani di Jembrana, Bali, yang sedang membajak sawah dengan traktor menemukan benda mirip mortir
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sempat membuat panik dan heboh, seorang petani di Jembrana, Bali, yang sedang membajak sawah dengan traktor menemukan benda mirip mortir.
Petani yang menemukan benda mirip mortir itu ialah Marsudin dari Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Jembrana, Bali, menemukan benda yang diduga mortir, Sabtu (13/6/2020) sore kemarin.
Hal itu kemudian dilaporkan oleh Marsudin ke pihak yang berwajib.
Informasi yang dihimpun, awal penemuan oleh Marsudin ini, ketika Sabtu (13/6/2020) sore hari, Marsudin menggarap sawah milik Ketut Aryana.
Marsudin membajak sawah dengan sebuah traktor.
Nah, tak selang beberapa lama, mesin dihidupkan dan mulai membajak.
Gerigi mesin traktor mengenai benda mirip mortir itu, hingga bagian gerigi itu patah.
"Informasinya itu bendanya (mirip mortir) dibawa ke pemilik sawah, terus dilaporkan ke Polsek Negara," ucap sumber di internal kepolisian.
Kepada penyidik, Marsudin mengaku benda itu sempat dikira hanyalah sebuah patok pembatas sawah.
Karena menyebabkan mesin traktor patah, akhirnya dibawa ke pemilik sawah.
Malam harinya, sekira pukul 21.00 Wita, kakak pemilik sawah Putu Sumadiasa (57), seorang nelayan dari Banjar Dangin Berawah, Desa Perancak, Kecamatan Mendoyo, melaporkannya ke Polsek Negara.
Benda mirip mortir itu sendiri dari informasi, sudah berkarat dengan panjang kurang lebih 60 cm, dengan diameter kurang lebih 10 cm.
Atas kejadian ini, Minggu (14/6/2020) dini hari sekira pukul 00.45 Wita, tim Jibom Sat Brimobda Bali Batalyon C Pelopor Gilimanuk sebanyak 6 orang dipimpin Sat Brimobda Bali Den C Gilimanuk langsung mengevakuasi benda tersebut, yang selanjutnya diamankan.
Menyangkut penemuan itu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengakui adanya penemuan benda mirip mortir tersebut.
Hanya saja, pihaknya membantah bahwa itu mortir dengan alasan tidak ada unsur bahan peledaknya.
"Sudah ditangani anggota Brimob dan bukan mortir atau tidak ada unsur handaknya," bebernya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/benda-mirip-mortir-yang-ditemukanseorang-petani-di-jembrana.jpg)