Sponsored Content

Badung Raih Opini WTP 6 Kali Berturut-turut, 4 Kali Beruntun Selama Kepemimpinan Giri Prasta-Suiasa

emerintah Kabupaten Badung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019.

Istimewa
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Putu Parwata saat menerima LHP atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Badung Tahun 2019 dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto di Ruang Pertemuan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Senin (15/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019.

Ini untuk keenam kalinya (doubel hattrick) secara beruntun Pemkab Badung meraih opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung beserta jajaran perangkat daerahnya terhadap kualitas penyusunan laporan keuangan yang dihasilkan.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Badung diterima langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dari Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto bertempat di Ruang Pertemuan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Senin (15/6/2020).

Ketua DPRD Buleleng dan Sejumlah Staf Jalani Tes Swab 

Bupati Suwirta Terenyuh, Melihat Warga Miskin yang Tercecer Belum Menerima Bantuan

KFS Diduga Sebagai Pelaku Pembuang Orok di Desa Pemuteran, Iptu Sumarjaya: Masih Dikembangkan

LHP juga diserahkan kepada Ketua DPRD Kab. Badung Putu Parwata. Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Sekab. Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah I Ketut Gde Suyasa, Sekretaris DPRD I Gst. Agung Made Wardika dan Inspektur Kab. Badung Luh Suryaniti.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto menyampaikan berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Badung Tahun 2019 telah sesuai dengan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan) berbasis akrual yang telah diungkapkan secara memadai dan tidak terdapat ketidakpatuhan yang berpengaruh langsung dan material.

Di samping itu, Pemkab Badung juga telah menyusun dan merancang unsur-unsur SPI (Sistem Pengendalian Intern) yakni lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan.

"Pencapaian opini WTP ini adalah yang keenam kalinya bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Badung. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung beserta jajaran perangkat daerahnya terhadap kualitas laporan keuangan yang dihasilkan," jelasnya.

WN New Zealand Jalani Pelimpahan, Ditangkap Usai Membeli Sabu Rp 1,8 Juta di Kuta Bali

11 Tahun Berdiri, Balian Band Luncurkan Album Pertama via Live Streaming

Koster Mengaku Tak Tergoda untuk Cepat-Cepat Membuka Pariwisata Bali

Usai acara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, keberhasilan pemerintah Kabupaten Badung meraih WTP enam kali beruntun merupakan kerja keras seluruh pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

"Kami sangat mengapresiasi kerja keras ini semoga kedepannya dapat dipertahankan dan bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dan transparan. Kami akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat apalagi yang menyangkut dalam pengelolaan keuangan" ucapnya

Dikatakan terkait penyusunan dan penyajian LKPD, Pemkab Badung tetap melaksanakan dan mengikuti regulasi yang ada.

"Kami Pemkab Badung selalu mendapat pembinaan dari BPK RI Perwakilan Bali terkait LKPD ini untuk menghindari terjadinya permasalahan di kemudian hari karena kami ingin berbuat sesuatu yang baik dan benar serta siap menjadi contoh di Indonesia, " tegas Bupati Giri Prasta.

Keluhan Lonjakan Tagihan Listik, PLN Sebut Penghitungan Rata-rata 3 bulan dan Standar Internasional

Sementara itu Inspektur Kab. Badung Luh Suryaniti mengatakan, penghargaan ini merupakan sebuah tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Badung dalam memberikan laporan terkait pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik dan bijak ke depan.

"Ini tentu menjadi ujian bagi kami di Pemerintahan Kabupaten Badung untuk tetap bekerja secara bijak dan jujur khususnya dalam rangka pengelolaan keuangan daerah sehingga dapat dipertanggungjawabkan" ujarnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved