Let's Learn English hingga Beranda Pak RT, Ini Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 15 Juni 2020
Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, mulai 15 Juni hingga 12 Juli 2020 adalah edisi liburan di rumah.
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM - Program Belajar dari Rumah TVRI kini sudah sampai pada minggu kesepuluh pelaksanaannya.
Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, mulai 15 Juni hingga 12 Juli 2020 adalah edisi liburan di rumah.
Meskipun demikian, TVRI masih menghadirkan tayangan edukasi yang akan menemani para siswa selama di Rumah.
Pada edisi Senin 15 Juni 2020, tayangan Let's Learn English muncul dua kali yaitu pada pukul 09.00 dan 10.00 WIB.
Dalam tayangan Let's Learn English, siswa akan belajar Bahasa Inggris secara menyenangkan.
Siswa diharapkan dapat berkomunikasi dengan berbagai orang di dunia.
Selain itu, banyak pengetahuan juga tersedia dalam Bahasa Inggris sehingga kemampuan dalam berbahasa Inggris perlu diasah.
Di masa liburan yaitu dari tanggal 15 Juni, program Belajar dari Rumah akan menayangkan pelajaran Bahasa Inggris setiap hari.
Ada pula tayangan baru yang disiarkan TVRI selama liburan di rumah, yaitu Beranda Pak RT.
Sebagaimana diketahui, masa pandemi Covid-19 iadalah masa yang sulit untuk banyak keluarga.
Dalam Beranda Pak RT, Cak Lontong dan Asri Welas berbincang ringan dengan para ahli tentang isu kesehatan mental, keuangan keluarga, dan lainnya di masa krisis ini.
Beranda Pak RT dapat disaksikan pada pukul 10.30 WIB.
Selain dua tayangan tersebut mulai pukul 08.00 WIB masih ada tayangan Jalan Sesama.
Kemudian ada juga Bona dan Kawan-kawannya: Persahabatan dan Bermain pada pukul 08.30 WIB.
Pada malam hari pukul 21.30 WIB, masih ada pemutaran film nasional: Serdadu Kumbang.
Nah, berikut adalah jadwal lengkap program Belajar dari Rumah TVRI edisi Senin 15 Juni 2020:
- 08.00 - 08.30 WIB: Jalan Sesama
- 08.30 - 09.00 WIB: Bona dan Kawan-kawannya: Persahabatan dan Bermain
- 09.00 - 09.30 WIB: Let's Learn English: How Can I Help?
- 09.30 - 10.00 WIB: Pengajar Jalanan: Aliran Air
- 10.00 - 10.05 WIB: Let's Learn English: Learning America's Sport
- 10.05 - 10.30 WIB: Jurnalis dan Produser TV
- 10.30 - 11.00 WIB: Keluarga Indonesia Parenting: Beranda Pak RT Eps 1
- 21.30 - 23.30 WIB: Film Nasional: Serdadu Kumbang
Selain menyaksikan langsung melalui televisi, program Belajar dari Rumah dapat disaksikan secara streaming.
Berikut link streaming program Belajar dari Rumah TVRI:
>>> Link 1
>>> Link 2
>>> Link 3
Seperti diketahui, program Belajar dari Rumah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan alternatif kegiatan pembelajaran selama anak belajar di rumah karena terdampak masa pandemik Covid-19.
Tayangan dalam program ini meliputi tayangan untuk anak usia PAUD dan sederajat, SD dan sederajat, SMP dan sederajat, SMA/SMK dan sederajat, dan program keluarga dan kebudayaan.
Pembelajaran dalam program Belajar dari Rumah ini tidak mengejar ketuntasan kurikulum, tetapi menekankan pada kompetensi literasi dan numerasi.
Selain itu, tujuan lain program tersebut adalah untuk membangun kelekatan dan ikatan emosional dalam keluarga, khususnya antara orang tua/wali dengan anak, melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan serta menumbuhkan karakter positif.
13 Juli Tahun Ajaran Baru
Tahun ajaran baru 2020/2020 akan dimulai pada 13 Juli mendatang.
Tahun ajaran baru ditandai dengan adanya proses Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 yang segera dimulai.
Kepala Biro Kerja sama dan Humas Evy Mulyani menegaskan bahwa dimulainya tahun ajaran baru tersebut tidak sama dengan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah.
“Tentunya yang menjadi prioritas kami adalah kesehatan dan keselamatan warga sekolah (siswa, guru dan orang tua) sehingga pembukaan kembali sekolah di wilayah zona hijau tidak serta merta dibuka, tetapi akan dilakukan dengan sangat hati-hati, dan tetap mengikuti protokol kesehatan,” demikian disampaikan Evy pada diskusi Zoom With Primus yang disiarkan secara langsung di BeritaNews Channel, di Jakarta, pada Jumat (5/6/2020).
Evy melanjutkan, sistem pembelajaran jarak jauh masih menjadi pilihan utama Pemerintah dalam menerapkan model pembelajaran Tahun Ajaran baru 2020/2021 bagi sekolah yang berada di zona merah dan kuning.
“Seringkali kita masih temukan kerancuan terkait tahun ajaran baru masih disamakan dengan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Saat ini model pembelajaran jarak jauh akan menjadi pilihan utama sehingga bagi sebagian besar sekolah akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh seperti yang sudah dilakukan 3 bulan terakhir,” jelas Evy.
Sementara itu, terkait pembukaan kembali sekolah khususnya di wilayah zona hijau, akan dibahas Kemendikbud bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Demikian pula terkait protokol kesehatan di bidang pendidikan akan dibahas bersama Kementerian Kesehatan.
“Sekolah yang berada di zona hijau tidak langsung bisa dibuka secara otomatis, tetapi melalui prosedur izin syarat yang ketat. Misalnya sebuah sekolah berada di zona hijau, tetapi berdasarkan penilaian keseluruhan prosedur dan syarat, ternyata tidak layak untuk dibuka kembali. Tentu ini harus tetap menjalankan pendidikan jarak jauh,” jelas Evy.
Evy menambahkan, aktivitas dan tugas pembelajaran pada sistem pembelajaran jarak jauh bisa dilakukan bervariasi disesuaikan dengan minat siswa, serta akses atau fasilitas belajar di rumah.
Menurutnya, pembelajaran jarak jauh ini hadir untuk memberi pengalaman belajar yang bermakna tanpa harus membebani guru dan siswa dalam menyelesaikan kurikulum untuk kenaikan kelas atau kelulusan.
“Aktivitas dan tugas pembelajaran juga dapat bervariasi antar siswa kemudian disesuaikan juga dengan minat dan kondisi masing-masing termasuk juga mempertimbangkan kesenjangan akses atau fasilitas belajar di rumah,” kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/belajar-dari-rumah-tvri-11.jpg)