Corona di Indonesia
Masa Pendemi Covid-19, Menteri Agama Minta Masyarakat Berikhtiar, Berdoa, Bersabar dan Tawakal
Fachrul turut meminta semua pihak untuk terus memanjatkan doa supaya Tuhan berkenan mencabut kembali musibah dan wabah
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 yang tengah melanda dunia khusunya Indonesia, Menteri Agama Fachrul Razi meminta masyarakat menerapkan sejumlah hal.
Menurutnya, tiga hal itu adalah berikhtiar, berdoa, serta bersabar dan tawakal.
Dalam webinar 'Memperkuat Kerukunan dan Solidaritas di Tengah Covid-19', Senin (15/6/2020).
Fachrul menilai pandemi ini dapat dilihat sebagai cobaan, ujian ataupun azab. Namun dia menilai masyarakat perlu mencoba menerima hal tersebut dengan berikhtiar.
"Ini bisa dilihat sebagai cobaan, bisa sebagai ujian, bisa sebagai hukuman atau azab, tapi yang paling utama buat kita adalah mencoba menerimanya dengan melakukan ikhitar maksimal bagaimana mengatasinya," ujar Fachrul, Senin (15/6/2020).
Fachrul turut meminta semua pihak untuk terus memanjatkan doa supaya Tuhan berkenan mencabut kembali musibah dan wabah yang muncul pertama kali di Wuhan, China tersebut.
Mantan Wakil Panglima TNI tersebut mengatakan perlunya juga untuk bersabar dan tawakal. Kedua kata itu dinilainya sebagai rangkaian kata yang tepat menghadapi pandemi.
"Bersabar artinya kita menerima segalanya dengan akal yang sehat, tawakal artinya kita berserah diri kepada Tuhan," kata dia.
Dia mencontohkan dengan sebuah kisah seseorang di masa lampau yang sangat terkenal berbicara perihal tawakal.
Dimana ketika itu hamba-hamba orang tersebut tengah menjaga 400 kerbaunya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Agama Minta Masyarakat Berikhtiar, Berdoa, Bersabar dan Tawakal Hadapi Pandemi Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/menteri-agama-fachrul-rozi.jpg)