Breaking News:

Terdakwa Disebut Tak Berniat Menganiaya Novel Baswedan

Tim Divisi Hukum Polri menyatakan dakwaan jaksa kepada kedua terdakwa adalah tidak terbukti.

ANTARA FOTO/ABDUL WAHAB
Novel Baswedan Geli Dirinya Disebut Pengkhianat: Ini Lelucon Apalagi 

Upaya penggiringan opini juga terlihat dengan dimunculkannya klaim bahwa tidak ada bekas noda air keras di baju yang dikenakannya saat kejadian.

Padahal, noda air keras pada baju yang digunakan tersebut sudah tergunting dan bekas guntingannya tidak bisa ditemukan.

"Ditambah lagi dengan fakta yang menujukan beton yang kena air keras itu ada bekas warna atau melepuh itu di dokumentasi dari tim dari laboratorium forensik yang melakukan olah TKP, tapi itu tidak digunakan sebagai alat bukti," ujarnya.

Novel mengaku telah memberikan berbagai bukti kepada hakim yang mendukung dugaan penyiraman menggunakan air keras tersebut.

"Fakta-fakta yang kami sampaikan, bukti-bukti yang kami sampaikan seolah-olah tidak dianggap, tidak dipertimbangkan," ucap dia.

Tak hanya barang bukti, Novel juga menyebut saksi kunci dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya tidak diperiksa oleh aparat penegak hukum.

Menurutnya, saksi-saksi yang diperiksa kepolisian hanya sebagian yang ada saat kejadian dan setelah kejadian.

"Saksi-saksi kunci yang mengetahui peristiwa dan sebelum kejadian tidak diperiksa. Hanya sebagian saja saksi saat kejadian dan setelah kejadian yang diperiksa," ujarnya.

Novel mengungkapkan saksi penting dalam kasus penyerangan dirinya ini adalah orang-orang yang melakukan pemantauan lokasi sebelumnya penyiraman air keras itu dilakukan.

Pemeriksaan saksi kunci sebelum peristiwa dan saat penyiraman air keras itu adalah penting untuk mengungkap pelaku sebenarnya dan motif penyerangan tersebut.

"Hal ini akan terkonfirmasi ketika saksi-saksi yang mengetahui melihat dengan jelas," ungkapnya.

Novel merasa heran karena penyidik tidak memeriksa saksi-saksi kunci tersebut.

Padahal, ia telah mengingatkan hal itu ke penyidik.

"Bahkan, beberapa saksi ada yang memotret pelakunya. Ketika ini diabaikan, ini sesuatu hal yang sangat vulgar dan saya kira itu konyol sekali, keterlaluan sekali," ucap Novel. (tribun network/gle/coz)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved